VIRAL Kades Digeruduk Warga Gara-gara Listrik Padam Jelang Sinetron Ikatan Cinta, INI Klarifikasinya
sebuah headline koran yang menyebutkan seorang kades digeruduk warga lantaran listrik padam menjelang sinetron Ikatan Cinta tayang, mendadak viral
TRIBUNCIREBON.COM - Belum lama ini, sebuah headline koran yang menyebutkan seorang kades digeruduk warga lantaran listrik padam menjelang sinetron Ikatan Cinta tayang, mendadak viral di media sosial.
Postingan seorang warganet tentang headline koran tersebut yang berjudul 'Listrik Padam Jelang Ikatan Cinta, Kades Digeruduk', sudah tersebar luas.
Kemudian diketahui bahwa, kejadian viral tersebut terjadi di Desa Pandak, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah.
Kepala Desa (Kades) Pandak, Abbas Wahyudi pun memberikan klarifikasi terkait kabar tersebut.
Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta Senin 15 Maret: Andin Disebut Wanita Murahan, Anting Itu Benarkah Milik Elsa?
Baca juga: Duh, Amanda Manopo Pemeran Andin di Ikatan Cinta Jadi Trending Topic, Ada Apa Sih?
Abbas mengatakan, kabar perihal dirinya digeruduk lantaran listrik padam menjelang sinetron Ikatan Cinta tayang di TV, tidak sepenuhnya benar.
Alih-alih menggeruduk, warga diakui Abbas hanya bertanya saja kepadanya.
"Iya benar, tapi enggak digeruduk sebenarnya, hanya menanyakan," kata Abbas.
Baca juga: Monyet Gigit Istri Pemilik, Damkar Langsung Turun Tangan, dan si Istri pun Dilarikan ke Rumah Sakit
Baca juga: Ayo Dukung, TOP 70 LIDA 2021 Dimulai, Duta dari Yogya Sumut Kalteng NTB dan Sulsel Tampil Malam Ini
Atas kabar viral yang beredar, Abbas mengaku kaget.
Abbas terkejut ketika mengetahui peristiwa di desanya menjadi viral di media sosial.
"Banyak banget yang tanya sampai pusing. Warga kami yang di perantauan juga pada tanya," kata Abbas.

Abbas mengakui, warga di desanya tengah menggandrungi sinetron Ikatan Cinta.
Abbas pun turut senang karena bisa memetik manfaat dari warga yang menggandrungi sinetron Amanda Manopo dan Arya Saloka itu.
"Ada manfaatnya warga menonton itu, di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, warga jadi tidak keluar-keluar rumah," ujar Abbas.
Baca juga: Eko Guru yang Diintimadasi Gegara Posting Jalan Rusak di Kabupaten Sukabumi, Ngaku Akan Tetap Kritis
Baca juga: INNALILLAHI Mubalig Anton Medan Meninggal Dunia, Ini Sosok Mantan Preman Itu Hingga Masuk Islam
Abbas Curhat di WA
Mengurai kisah mati lampu, Abbas menuturkan bahwa wilayah desanya memang sempat terjadi pemadaman sekitar empat hari lalu.