Breaking News:

Ngaku Anggota Tim Prabu, 2 Penipu Warga Bandung Palak Anak di Bawah Umur, Polisi Tembak 1 Pelaku

Dua warga Bandung mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Tim Prabu. Satu dari dua penipu itu terpaksa ditembak polisi dan mengenai kakinya

Editor: dedy herdiana
istimewa
Ilustrasi. Ngaku Anggota Tim Prabu, 2 Penipu Warga Bandung Palak Anak di Bawah Umur, Polisi Tembak 1 Pelaku 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Dua pria bernama Sony Aristianto (41) dan Widi Saputra (31) warga Kota Bandung diamankanSatreskrim Polrestabes Bandung.

Kedua pria itu ditangkap karena terlibat penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Tim Prabu. Satu dari dua penipu itu terpaksa ditembak polisi dan mengenai kakinya.

Tim Prabu merupakan tim taktis Polrestabes Bandung. Sony dan Widi ditangkap akhir pekan lalu. Satu pelaku lagi masih diburu dan berstatus mantan narapidana.

Baca juga: Guru Ditunjuk-tunjuk Aparat Desa Gegara Posting Jalan Rusak, Membuat Bupati Sukabumi Angkat Bicara

Baca juga: Pria Ini Meraba-raba Ibu Muda yang Tertidur di Sofa, Ibu Muda Kaget dan Menangis, Tisu Jadi Bukti

Baca juga: PSK Nangis Histeris di Hotel Kelas Melati Cianjur, Tak Kuat Menanggung Malu Saat Dirazia Satpol PP

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang menerangkan, keduanya diamankan dengan dibantu anggota Polsek Sumur Bandung.

Peristiwa penipuannya oleh kedua pelaku terjadi pada 6 Maret 2021 di dekat mini market Circle K.

"Modus operandi Sony dan Widi ini berpura-pura mengaku sebagai anggota Polri dalam hal ini sebagai Tim Prabu. Mereka mendekati korban yang rata-rata anak di bawah umur dengan alasan mereka sedang mencari tersangka kasus pembunuhan, pemerkosaan atau biasa yang dilakukan pengungkapan oleh anggota Polri," ujar Adanan di Mapolrestabes Bandung, Senin (15/3/2021).

Nyatanya, korban tidak di bawa ke kantor polisi. Melainkan di bawa ke tempat sepi.

"Di tempat sepi itu, kemudian, barang-barang berharga korban diambil, termasuk kendaraan bermotornya, kemudian korban ditinggalkan di TKP," ucap Adanan.

Korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Sumur Bandung. Polisi melakukan penyelidikan dan menguntit pelaku.

"Jadi setelah menerima laporan, langsung tindak lanjut. Tidak sampai empat jam tersangka sudah bisa diamankan, berbekal keterangan saksi korban dan rekaman CCTV," ucap Adanan.

Saat ini, kedua pria yang berprofesi penjual barang bekas itu sudah ditetapkan tersangka dan ditahan. 

"Dari tersangka, diperoleh keterangan sudah melakukan kegiatan ini sebanyak 10 kali, berarti ada 10 kali tkp, dengan modus yang sama," ucap dia.

Satu pelaku harus diberi tindakan tegas keras dan terukur karena berusaha melarikan diri.

"Pada saat akan kami amankan, yang bersangkutan mencoba melarikan diri sehingga petugas memberi timah panas. Keduanya ditangkap di Tegallega, karena biasa nongkrong disana," katanya.

Baca juga: Seorang PSK Menangis Histeris di Hotel Kelas Melati Cianjur, Tak Kuat Menanggung Malu

Baca juga: Oknum Polisi Pesan PSK di Pekanbaru, PSK Mau Beli Kondom Eh Malah Ditembak, Kini Jadi Urusan Propam

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved