Breaking News:

Ada yang Positif Covid-19, Surya Toserba Jatiwangi Majalengka Ditutup 3 Hari 

Surya Toserba Jatiwangi yang berada di Jalan Raya Lanud Sukani, Desa Mekarsari, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka ditutup selama tiga hari.

Freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Surya Toserba Jatiwangi yang berada di Jalan Raya Lanud Sukani, Desa Mekarsari, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka ditutup selama tiga hari.

Penutupan dimulai kemarin usai ada sejumlah karyawannya dinyatakan positif Covid-19.

Saat dikonfirmasi, Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Iskandar Hadi mengatakan ada sekitar tujuh karyawan pusat perbelanjaan itu dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes PCR.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Majalengka Terus Bertambah, Hari Ini 13 Kasus Positif, Jatiwangi Paling Banyak

Baca juga: Hasil Audisi LIDA 2021 Hari Ke-7 Jumat 12 Maret untuk Duta Kalsel, Papua, Kepulauan Riau dan Sulsel

Baca juga: Ashanty atau KD yang Jadi Pendamping di Pernikahan Aurel dan Atta? Begini Jawaban Aurel Hermansyah

Dilakukannya tes swab tersebut buntut dari adanya indikasi reaktif terhadap 9 orang dari 23 yang dites secara internal.

"Ya benar, kemarin ditutupnya. Ada 7 pegawai yang positif," ujar Iskandar kepada Tribun, Sabtu (13/3/2021).

Ia menjelaskan, penutupan selama tiga hari ini bisa saja lebih panjang jika karyawan lainnya terdapat indikasi terpapar.

Adapun, akan ada pemeriksaan tes swab oleh tim Satgas terhadap 112 karyawan yang bekerja di Surya tersebut.

"Kemarin secara internal kan dites rapid kepada 23 orang. Nah sekarang ada 89 karyawan lainnya bakal dites dari hasil tracing," ucapnya.

Iskandar pun menceritakan, adanya klaster di pusat perbelanjaan tersebut bermula dari adanya laporan ke Tim Satgas Kabupaten.

Yang mana, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satgas Kecamatan untuk segera menutup Surya Toserba Jatiwangi.

"Pihak manajemen Surya sangat kooperatif, karena ketika kemarin datang pihak Surya menerima untuk dilakukan penutupan sementara. Oleh karena itu, mulai kemarin sudah kita tutup," jelas dia.

Iskandar menambahkan, selama penutupan pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan.

Pembukaan kembali akan dilakukan setelah keluar hasil tes karyawan lainnya keluar.

"Setidaknya tiga hari dibiarkan dulu atau menungggu hasil sisanya yang ditracing itu. Sepanjang yang ditracing belum ada hasil, ya ditutup dulu. Tiga hari ditutup sambil menunggu hasil," katanya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved