Breaking News:

Istri Resah Suami Tak Kunjung Pulang, Dicari ke Sawah Ternyata Sudah Tergeletak di Pematang

Saat dicari oleh istri korban, suaminya ditemukan tergeletak di pematang sawah. Istri korban kemudian meminta bantuan warga sekitar.

Istimewa
Seorang petani ditemukan tak bernyawa di pematang sawah di Desa Cileuya, Kecamatan Cimahi, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021) sore. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Seorang petani ditemukan tak bernyawa di pematang sawah di Desa Cileuya, Kecamatan Cimahi, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021) sore.

Penemuan mayat sekitar pukul lima sore itu sontak membuat warga sekitar geger. Belakangan diketahui,  korban bernama Dahri (55) juga merupakan warga desa setempat.

Kapolsek Luragung, yakni AKP U Basuki saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat yang tergeletak di pematang sawah. "Iya ada penemuan mayat tadi sore mau Magrib," ungkap Kapolsek Basuki kepada Tribuncirebon.com, Jum'at (12/3/2021).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebelum penemuan mayat, awalnya istri korban merasa resah karena hingga sore hari sang suami tak kunjung pulang.

Saat dicari oleh istri korban, suaminya ditemukan tergeletak di pematang sawah. Istri korban kemudian meminta bantuan warga sekitar.

"Iya, awalnya Istri korban itu mencari-cari terlebih dahulu. Alasan mencari itu akibat Istri korban resah dengan keadaan korban yang tak pulang-pulang," kata Kapolsek Basuki.

Baca juga: Sepasang Muda-Mudi Kepergok Mesum di Siang Bolong, Video Aksi Panas Ini Tersebar di Medsos

Baca juga: Aurel Hermansyah Jawab Pertanyaan Tersulit, Ashanty atau KD yang Jadi Pendampingnya saat Menikah?

Baca juga: Moeldoko Dianggap Mempersulit Jokowi Usai Kudeta AHY di Demokrat dan Menyeret Istana

Tidak lama dari waktu penemuan mayat, warga dan sejumlah anggota polisi bergegas melakukan evakuasi dan membawa korban ke petugas medis di desa setempat.

"Membawa korban ke klinik di desa setempat, untuk memastikan gejala atau latar belakang korban meninggal begini, sebab sebelumnya korban bareng istrinya sejak pagi beraktivitas biasa bertani," ujarnya.

Seusai mendapat penanganan medis dokter desa, kata Kapolsek Basuki ini, istri korban dan keluarga akhirnya menerima bahwa kematian korban itu murni akibat riwayat penyakit yang dialami sebelumnya.

"Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan maag akut, itu juga dibenarkan oleh istri korban saat memberikan keterangan dan usai dicek terhadap seluruh jasad korban, juga tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan yang menyebabkan kematian korban," katanya.

Menurut keterangan istri korban, mereka melakukan aktivitas bertani itu mulai pagi hari. Diketahui pula, sekitar pukul 7 pagi, mereka berdua berangkat dari rumah dan melangsungkan aktivitas di areal persawahan mereka.

"Sehubungan dengan hari Jum'at, korban bareng istri pulang untuk melaksanakan salat Jumat dan setelahnya kembali aktivitas bertani," ujarnya.

Hal serupa juga dikatakan Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Danu Raditya Atmaja bahwa korban murni meninggal akibat penyakit.

"Iya korban meninggal akibat serangan penyakit. Toh, kalau ada temuan mayat memiliki sebab akibat dugaan kekerasan, Tim Inafis juga turun lakukan penyelidikan," ungkapnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved