Breaking News:

Lagi Hits, Saung Kopi Hawwu Tempat Kuliner Kuningan Dengan Konsep Budaya Sunda, Harga Terjangkau

Seperti yang disajikan di tempat kuliner Saung Kopi Hawwu di Jalan Baru Cigintung - Cirendang misalnya.

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Suasana Saung Kopi Hawwu di Kuningan, Jawa Barat 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Selain terkenal sebagai daerah wisata di Jawa Barat, Kabupaten Kuningan juga memiliki aneka makanan asli daerah yang tak kalah dengan kulineran yang berada di luar daerah.

Seperti yang disajikan di tempat kuliner Saung Kopi Hawwu di Jalan Baru Cigintung - Cirendang misalnya.

Disana banyak aneka makanan dan jajajan bagi para pengunjung yang hendak menikmati suasana liburan atau akhir pekan pada umumnya.

Baca juga: Begini Cara Pakai Aplikasi MyHeritage, Ubah Foto Orang Jadi Tersenyum dan Seolah Hidup

Baca juga: Rasakan Lezat dan Segarnya Kopi Durian Ala Kopi Montong Cirebon, Paduan Aromanya Saling Melengkapi

Kawasan persis berada di bawah kaki Gunung Ciremai, Saung Kopi Hawwu di uga menyediakan aneka kuliner dari makanan berat khas sunda dan makanan ringan sebagai penyaji tambahan saat mengabiskan waktu di Kopi Hawwu.

"Untuk aneka makanan, kita sajikan makan dengan menu Khas Sunda. Sajian ini sebagai pendukung tempat yang berkonsep budaya Buhun Sunda," kata Kang Iwa saat di temui di lokasi Kopi Hawwu tadi, Kamis (11/3/2021).

Belum genap enam bulan, kata Kang Iwa, Saung Kopi Hawwu ini tidak sepi dari pengunjung untuk menghabiskan waktu dan menikmati sajian kuliner disini.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Majalengka Kembali Bertambah, Ada 33 Orang Positif Corona Dalam Sehari

"Pembukaan usaha kedai Kopi Hawwu itu baru lima bulan. Untuk sajian menu itu makanan Khas Sunda, kemudian ada aneka soft drink dengan varian berbeda, terus ada kopi dan juga makanan ringan sebagai wedangannya," ungkap Iwa lagi.

Menariknya, kata Kang Iwa, Kopi Hawwu ini menyediakan paket jajan Rp 10 ribu sepuasnya.

Paket Rp 10 ribu itu tiap hari disajikan terdiri dari menu khas Sunda yang dilengkapi sayur lodeh.

"Paket Rp 10 ribu ini, itu bebas bagi siapa saja yang ingin menikmatinya. Kita bebaskan dan berikan menu khas Sunda itu sepuasnya," ujar Iwa yang mengaku memiliki sebanyak 17 orang karyawan.

Baca juga: Waspada Fenomena Pergerakan Tanah Mulai Sering Terjadi di Indramayu, BPBD Ungkap Penyebabnya

Menyinggung soal omset, kata Iwa, selama lima bulan terakhir itu pendapatan per hari di kisaran Rp 1 hingga 2 juta.

Kemudian untuk banyaknya pengunjung itu rata -rata terjadi di tanggalan merah dan akhir pekan.

"Iya, dalam sepekan kita tutup hari Senin. Dan untuk pendapatan itu kisaran satu hingga dua jutaan. Nah, kenapa alasan libur hari Senin, ini akibat akhir pekan atau seperti sekarang tanggal merah itu selalu ramai pengunjung dan kami juga pengen dong istirahat," ujar Iwa. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved