Meski Sudah Disuntik Vaksin Covid-19, Anda Masih Bisa Terkena Virus Corona Lagi, Ini Penjelasannya

Seseorang yang sudah disuntik vaksin Covid-19 hingga dua dosis pun masih bisa tertular virus corona lagi.

Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Jumlah vaksin yang rusak di Kabupaten Indramayu kembali bertambah, kini total ada sebanyak 47 dosis rusak. Meski Sudah Disuntik Vaksin Covid-19, Anda Masih Bisa Terkena Virus Corona Lagi, Ini Penjelasannya 

Butuh waktu 28 hari agar tubuh mendapatkan antibodi atau kekebalan yang optimal dari vaksin yang telah diterima.

"Antibodi optimal 28 hari setelah penyuntikan kedua," jelas dia.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sendiri tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Tim medis juga telah melakukan tracing untuk memastikan kondisi kesehatan keluarga Tatu.

Selain itu, tracing juga menyasar kepala OPD di lingkungan Pemkab Serang.

Pasalnya, sebelum terpapar Covid-19, Tatu sempat bertemu dengan mereka.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bisakah Terkena Covid-19 Meski Telah Divaksin? Ini Kata Kemenkes

Ilustrasi Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona (Stocktrek Images/Getty Images via Kompas.com)

Seberapa Ganas Mutasi Virus Corona Asal Inggris dan Gejalanya?

Varian baru virus corona atau mutasi virus corona asal Inggris, kini menjadi teror baru di tengah-tengah pandemi.

Lantas, apa tanda-tanda seseorang jika terpapar mutasi virus corona asal Inggris atau B.1.1.7?

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Muhammad Budi Hidayat mengatakan, tidak ada gejala yang khas apabila seseorang terinfeksi mutasi virus corona asal Inggris.

Ia mengatakan, gejala yang akan timbul apabila terinfeksi mutasi virus corona B.1.1.7 hampir sama dengan pasien yang terpapar virus corona pada umumnya.

"Berdasarkan studi yang dilaporkan hingga saat ini tidak ada gejala yang khas."

"Gejala yang dilaporkan seperti gejala umum Covid-19 yaitu demam, batuk, nyeri tenggorokan, fatique, gangguang penciuman, diare, nyeri kepala, sesak napas," kata Budi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/2/2021).

Budi mengatakan, mutasi virus corona B.1.1.7 ini berbeda dari mutasi virus corona D.6.1.4.G, S.4.7.7.N; A.2.2.2.V; dan Y.4.5.3.F.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved