Kabar Gembira untuk Kakak Beradik Yatim di Indramayu, Rumah Mereka Akan Diperbaiki Donatur

rumah yang keduanya huni dan kini ambruk akan segera diperbaiki, keduanya pun rencananya akan mendapat santunan rutin setiap bulan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Kondisi rumah ambruk yang ditinggali kakak beradik yang sekaligus anak yatim di Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Kamis (25/2/2021). 

Ayah mereka sudah lama meninggal dunia sekitar 2 tahun lalu, sedangkan sang ibu meninggalkan keduanya setelah memilih untuk menikah lagi.

Dartim (47), paman kedua anak yatim itu mengatakan, rumah yang oleh keponakannya itu tinggali memang sudah lama reyot.

Saat hujan deras kemarin, rumah tersebut pun ambruk di bagian pondasi tengah dan belakang.

"Karena sudah tua, bangunan lama, kayu-kayunya juga sudah pada kropos, terus ditambah efek hujan, akhirnya salah satu kayu penopangnya itu jatuh dan dimakan rayap," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Mobil Dinas Bupati Tabrak Bocah Perempuan hingga Tewas saat Dibawa ke Rumah Sakit, Ini Kronologinya

Baca juga: Bayi 9 Bulan Tewas di Tangan Ibu Kandung dan Selingkuhannya, Terancam Hukuman Mati, Ini Kronologinya

Baca juga: INI Bacaan Sholawat Nabi yang Dibaca Tiap Malam Jumat dan Hari Jumat, Keutamaannya Luar Biasa

Kepada Tribuncirebon.com, Dartim membenarkan keduanya tinggal di rumah tersebut.

Mereka sudah tinggal berdua sejak 6 bulan lalu setelah ditinggal ibunya.

"Yang ngurusin saya walaupun tidak sepenuhnya, hanya bisa memberi tempat untuk tidur dan makan seadanya," ujarnya.

Untuk sementara, sekarang ini keduanya tinggal di rumah miliknya untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Dalam hal ini, Dartim mengaku prihatin dengan nasib yang dialami kedua keponakannya.

Meski demikian, ia bersyukur karena keduanya memiliki rasa keprihatinan dan mandiri walau usianya masih sangat muda.

"Alhamdulillah anaknya cukup mandiri, cukup tegar menghadapi semua ini," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Ujungaris, Ali Sodikin juga membenarkan kondisi yang dialami kedua anak tersebut.

Pemerintah desa turut prihatin, dalam hal ini pihaknya akan mengupayakan agar rumah mereka bisa diperbaiki melalui program rutilahu.

"Selain itu, setiap ada bantuan seperti dari Baznas pasti kita prioritaskan untuk mereka, karena memang mereka juga ditinggal orang tuanya," ujar dia.

"Tapi alhamdulillah, selain dari pemerintah desa banyak tetangga yang peduli kepada keduanya," lanjut Ali Sodikin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved