VIRAL Lima Gadis Remaja Joget Erotis di Zebra Cross Demi Konten TikTok, Begini Nasibnya Sekarang

Peristiwa jogetnya 5 gadis remaja di zebra cross itu terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Editor: Mumu Mujahidin
(FACEBOOK) Kompas.com/Ist
Tangkapan layar video yang menampilkan sejumlah muda-mudi berjoget tidak jelas di zebra cross di Lumajang. 

TRIBUNCIREBON.COM - Video 5 gadis remaja joget di zebra cross viral di media sosial.

Diketahui kelima gadis remaja itu joget-joget demi membuat konten TikTok.

Peristiwa jogetnya 5 gadis remaja di zebra cross itu terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Setelah viral di media sosial kelima gadis remaja itupun minta maaf dan mendapat pembinaan dari Polres Lumajang.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana membenarkan informasi tersebut.

Baca juga: Dede Sunandar Nangis Pernah Dihina dengan Kasar oleh Istri Artis, Sule Kaget Saat Tahu Orangnya

Baca juga: Detik-detik Pembantu Rumah Tangga Habisi Majikan Lansia Pakai Tongkat, Ternyata Gara-gara Ini

Adapun lima orang yang dipanggil itu empat di antaranya yang berjoget di dalam video dan seorang lagi yang merekamnya.

Aksi nekat yang dilakukan para remaja itu diketahui terjadi di Simpang Empat Toga, Lumajang pada Rabu (24/2/2021).

Saat dimintai keterangan itu, mereka mengaku melakukan tindakan tersebut demi konten TikTok.

"Kalau kejadian itu hanya untuk konten TikTok dan Youtube," kata Putu.

Kompas.com/Ist
Tangkapan layar video yang menampilkan sejumlah muda-mudi berjoget tidak jelas di zebra cross di Lumajang.
Kompas.com/Ist Tangkapan layar video yang menampilkan sejumlah muda-mudi berjoget tidak jelas di zebra cross di Lumajang. ((FACEBOOK))

Berharap tidak diulangi

Putu mengaku menyesalkan tindakan yang dilakukan para remaja tersebut.

Sebab, selain mengganggu fungsi jalan dan membahayakan keselamatan, joget yang dilakukan juga dinilai tidak etis karena terkesan erotis.

"Joget di lampu merah gitu juga dapat mengganggu fungsi zebra cross sebagai tempat penyeberangan jalan. Dari sisi norma etika juga kurang etis dilihat karena gerakannya terkesan erotis," katanya.

Atas tindakan yang dilakukan itu mereka dilakukan pembinaan dan diminta untuk tidak mengulanginya lagi.

Menurutnya, sebagai generasi muda banyak hal positif lainnya yang mestinya bisa dilakukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved