Kakak Beradik Yatim di Indramayu Ini Hanya Tinggal Berdua di Rumah Reyot, Sekarang Kondisinya Ambruk
Ayah mereka sudah lama meninggal dunia sekitar 2 tahun lalu, sedangkan sang ibu meninggalkan keduanya setelah memilih untuk menikah lagi.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Priya Sulistiani mengaku menangis karena teringat almarhum ayahnya.
Setiap menangis pun, gadis yang kini duduk di bangku kelas XII SMK itu selalu berusaha agar tidak dilihat oleh adiknya.
Ia menceritakan, kenangan saat keluarga kecil mereka ketika sang ayah masih hidup selalu terbayang-bayang.
"Karena kan biasanya sering kumpul gitu satu keluarga, tapi kan sekarang sudah beda," ujarnya.
Semenjak ditinggal ibu mereka, Priya Sulistiani ingin mendedikasikan dirinya sebagai kakak sekaligus ibu bagi adiknya.
Mulai dari mengurusi pekerjaan rumah hingga mengasuh adik seperti belajar dan lain sebagainya ia lakukan sendiri.
Baca juga: Kanker Payudara dapat Menyerang Kaum Milenial, Kenali Ciri-cirinya, Waspada Bila Ada Benjolan
Baca juga: Pengantin Pria Ini Terkejut Saat Akad Nikah Tiba-tiba Ibu Kandung Menamparnya,Ternyata Ini Alasannya
Beruntung, untuk kebutuhan makan banyak yang peduli kepada dua anak yatim tersebut.
Selain paman dan bibi, tetangga mereka yang lain pun banyak memberikan perhatian.
Priya Sulistiani mengaku ingin adiknya tidak terbebani dengan masalah yang keluarga mereka hadapi.
"Sayang banget sama adik," ucapnya.
Rumah Reyot Mereka Ambruk
Dua anak yatim di Indramayu tinggal di rumah peninggalan kakeknya yang ambruk.
Kisah Priya Sulistiani (17) dan Naufal Naafy Ayyaasy (8) warga Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu menyita perhatian masyarakat.
Pasalnya, kakak beradik yang merupakan anak yatim tersebut tinggal berdua saja di rumah peninggalan kakek neneknya yang kini ambruk.
Ayah mereka diketahui sudah lama meninggal sekitar dua tahun lalu.