Jumat, 24 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pabrik di Majalengka yang Ditutup karena Belasan Karyawan Positif Covid-19 Disemprot Disinfektan

Ia pun mendukung apa yang telah dilakukan Satgas Covid-19 daerah terkait penutupan pabrik yang berada di Jalan Raya Jatiwangi-Cigasong tersebut.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ilustrasi: Para buruh yang masih bekerja di salah satu pabrik di Kecamatan Sumberjaya Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM (DK2UKM) Majalengka, Sadili meyakini pabrik yang kini ditutup akibat adanya pekerja yang positif Covid-19 kooperatif.

Termasuk, tidak mengeluhkan terkait kerugian yang pasti dialami.

"Tidak ada keluhan," ujar Sadili kepada Tribuncirebon.com, Selasa (23/2/2021).

Ia pun mendukung apa yang telah dilakukan Satgas Covid-19 daerah terkait penutupan pabrik yang berada di Jalan Raya Jatiwangi-Cigasong tersebut.

Hal itu untuk mencegah terjadinya penularan yang semakin luas terhadap pekerja lainnya.

Baca juga: Satu Pabrik di Majalengka Ditutup Sementara Diduga Ada Belasan Pekerja Terpapar Covid-19

Baca juga: Akhir Kisah Dayana-Fiki Naki, Video di YouTube Dihapus Atas Persetujuan Dayana, IG Fiki Pun Diblokir

"Selama penutupan akan dilakukan penyemprotan disinfektan di seluruh titik pabrik," ucapnya.

Sebelumnya, salah satu pabrik di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka terpaksa menghentikan sementara pengoperasiannya.

Penutupan itu mulai dilaksanakan per Senin (22/2/2021) hingga Kamis (25/2/2021).

Hal itu menyusul adanya belasan pekerjaannya yang dipastikan terpapar virus corona.

Selain di pabrik yang dimaksud, tim Satgas Covid-19 juga menelusuri adanya pabrik lainnya yang terjadi hal serupa.

Baca juga: Anggota Geng Motor yang Berupaya Sabetkan Golok ke Polisi dan Wartawan di Tasik, Dijebloskan ke Bui

Baca juga: Kabar Baik, Kereta Api Tujuan Jakarta Sudah Kembali Beroperasi, Jadwalnya Bisa Dicek di Sini

Selain membenarkan informasi tersebut, Bupati Majalengka, Karna Sobahi telah menginstruksikan bawahannya untuk menutup pabrik tersebut.

“Sekarang sudah masuk klaster pabrik. Tingkat mobilitas manusia di pabrik ini, kondisinya tinggi. Jadi kalau terjadi terkonfirmasi, tidak mungkin 1, 2 orang, tapi puluhan. Di PT Diamond. Sekarang muncul, di PT Wika. BPBD sudah menutup,” ujar Karna saat dikonfirmasi di Gedung Yudha, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Anang Hermansyah Ungkap Kabar Terkini Ashanty Setelah Dirawat karena Covid-19: Doanya ya

Baca juga: Rizky Febian Sebut Kehadiran Nathalie Holshcer Sebuah Keajaiban: Versi Lengkap Almarhumah Mamah

Karna menegaskan, kebijakan menutup sementara itu sebagai upaya menghentikan penyebaran virus corona.

Mengingat mobilitas di pabrik tinggi, sehingga akan sulit melakukan pencegahan jika aktivitasnya masih terus berlanjut.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved