Breaking News:

Ada Warga yang Dapat Rp 1,2 Miliar, Imbas Mega Proyek Waduk Kuningan, Begini Kata Ketua DPRD

Dalam pemberian ganti untung dari pemerintah kepada warga terdampak Mega Proyek Waduk Kuningan, ternyata ada warga yang mendapat Rp 1,2 miliar.

Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Suasana Warga Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum Kuningan saat sawer atas motor baru 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Dalam pemberian ganti untung dari pemerintah kepada warga terdampak Mega Proyek Waduk Kuningan, ternyata ada warga yang mendapat Rp 1,2 miliar.

Nilai ganti untung itu disebutkan sebagai nilai tertinggi di antara para warga yang mendapatkan ganti untung di Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kuningan,.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribuncirebon.com, penerima ganti untuk tertinggi itu sesuai dengan hitungan solution yang disertai bidang lahan sekitar 423 meter persegi.

Baca juga: Mendadak Jadi Miliarder, Warga Desa Kawungsari di Kuningan Sawer Saat Beli Motor Baru

Baca juga: Dapat Ganti Untung, Warga Desa Kawungsari Kuningan Mendadak Jadi Miliarder, Sehari Borong 30 Motor

Penerima ganti untung dirasakan warga tadi atas hitungan berdasarkan 

Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy saat ditemui di rumahnya, di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, mengungkap sangat berterima kasih kepada pemerintah dan kepada warga yang sudah bersabar dan ikut menyukseskan program strategis pemerintah pusat Waduk Kuningan ini.

"Pertama kepada pemerintah, atas nama DPRD Kuningan tentu apresiasi dengan baik  soal menyukseskan program kerja pembangunan waduk.

Kemudian warga juga bisa bersabar dan ini terbukti dengan keceriaan warga dalam merasakan keuntungan yang mungkin sebagai pengalaman terbaru dalam hidupnya," katanya.

Adanya pembangunan nasional terlepas Pembangunan Waduk Kuningan. Presiden Jokowi juga telah mengamanatkan kepada penyelenggara negara untuk memperhatikan biaya ganti untung itu lebih cepat dilakukan.

"Iya sebelumnya diketahui pada pembangunan proyek strategis nasional ini ada ganti untung sebesar 2 persen dan Pak Jokowi belum lama, beritikad lebih baik untuk menggantikannya lebih dari 2 persen," ujarnya.

Mengenai kegiatan warga dalam menggunakan keuangan yang di miliki atas penerimaan bayaran ganti untung tersebut, Zul sapaan akrab Ketua DPRD Kuningan ini menyebut bahwa itu merupakan hak warga dalam mengekspresikannya.

"Iya soal ekspresi warga disana, saya melihat masih dalam kewajaran, kemudian saya juga ingatkan kepada warga disana tidak memancing atau melakukan euforia berlebihan," katanya.

Terpisah Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya saat di mintai komentar terkait 'Desa Miliarder' di daerah. Ia menjelaskan bahwa untuk perhatian dan pelayanan terhadap lapisan masyarakat sudah menjadi bagian pelaksanaan kerja Kepolisian.

"Ini bisa di lihat dari kegiatan Anggota Polisi atau Babinkabtibmas yang melakukan pelayanan di setiap lingkungan masyarakat," ujarnya.(*) 

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved