Kesehatan

Ingin Punya Anak Kembar? Perhatikan 11 Faktor Penentu Kehamilan Anak Kembar, Posisi Seks hingga Diet

Simak faktor-faktor yang dapat mendukung agar Anda dan pasangan memiliki anak kembar.

Editor: Mumu Mujahidin
Alodokter.com
Ilustrasi hamil: Ingin Punya Anak Kembar? Perhatikan 11 Faktor Penentu Kehamilan Anak Kembar, Posisi Seks hingga Diet 

TRIBUNCIREBON.COM - Anda ingin punya anak kembar?

Simak faktor-faktor yang dapat mendukung agar Anda dan pasangan memiliki anak kembar.

Yah, ada berbagai faktor yang berperan penting dalam meningkatkan kemungkinan hamil anak kembar.

Ada dua jenis anak kembar, identik dan fraternal.

Kembar identik lahir sebagai hasil dari telur yang dibuahi membelah menjadi dua embrio, sedangkan kembar fraternal lahir sebagai hasil dari dua telur yang dibuahi dengan dua sperma.

Jika ingin memiliki anak kembar, berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan hamil kembar atau kembar fraternal, menurut Boldsky, seperti dilansir ANTARA Jumat, 19 Februari 2021.

Baca juga: Ingin Cepat Punya Anak? Coba Jurus Sehat Rasulullah dari dr Zainul Akbar 8 Resep Program Hamil

Baca juga: Suami Merasa Akan Kiamat Saat Istri Akan Melahirkan Bayi Kembar Tiga, Sempat Drop & Malu Anak Banyak

Genetika

Riwayat keluarga kembar dianggap sebagai alasan utama untuk hamil anak kembar secara alami.

Jika ada riwayat anak kembar fraternal dari pihak ibu, kemungkinan konsepsi anak kembar akan meningkat dan jika gen berada di kedua pihak keluarga (ayah dan ibu), maka kemungkinannya lebih besar lagi.

Riwayat hamil kembar

Penelitian mengatakan bahwa jika Anda sudah memiliki anak kembar (mungkin kembar fraternal) dari kehamilan sebelumnya, ada kemungkinan lebih besar untuk hamil kembar fraternal lagi.

Peluangnya ada di rasio 1:12. Namun, jika Anda memiliki anak kembar identik, maka peluang untuk pasangan kembar identik lainnya sangat rendah menjadi sekitar 1: 70000.

Usia ibu

Menurut sebuah penelitian, kemungkinan hamil anak kembar meningkat seiring dengan usia ibu.

Data dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa kelahiran kembar menyumbang 6,9 persen dari wanita dengan usia di atas 40 tahun, 5,0 persen untuk wanita antara usia 35-39 dan 4,1 persen untuk wanita antara 30-34 tahun, diikuti oleh 3,1 persen untuk wanita berusia antara 25-29 tahun, 2,2 persen untuk 18-24 dan 1,3 persen untuk 15-17 tahun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved