Tanggul Sungai Cimanuk Indramayu yang Ambrol Akibat Banjir Besar, Kondisinya Mengerikan

Tanggul tersebut ambrol sepanjang 80 meter seusai diterjang bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Tanggul Sungai Cimanuk yang ambrol di Desa Rambatan Kulon Blok Jambu Air, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Kamis (18/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kondisi mengerikan terlihat pada Tanggul Sungai Cimanuk yang berada di Desa Rambatan Kulon Blok Jambu Air, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.

Tanggul tersebut ambrol sepanjang 80 meter seusai diterjang bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Indramayu.

Salah seorang warga, Taryadi (49) mengatakan, ambrolnya dinding tanggul terjadi dua hari pasca-banjir besar surut.

Baca juga: Seorang Siswi Mau Diajak Tidur Oknum Guru, Termakan Rayuan Maut Kamu Adalah Masa Depanku

Baca juga: Novel Baswedan Dalam Masalah Besar, Dilaporkan karena Cuitan, tapi Anak Buah Listyo Sigit Siap Bantu

"Ini karena pergeseran tanah, dinding tanggul ketarik," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (18/2/2021).

Taryadi menceritakan, kejadian tersebut berawal saat banjir besar melanda Kabupaten Indramayu akibat meluapnya Sungai Cimanuk pada Senin (8/2/2021).

Saat itu, tanggul sudah dalam kondisi mengkhawatirkan tidak kuat menahan derasnya air.

Lokasi tanggul yang berada di tikungan sungai semakin memperparah kondisi tanggul.

Ketika itu, warga khususnya kaum laki-laki langsung gotong royong dengan menambal tanggul menggunakan karung berisikan pasir sejak pagi buta.

Namun, usaha warga tidak membuahkan hasil, dinding tanggul tetap bergetar hebat sehingga warga berinisiatif mengikatkan tanggul menggunakan tali tambang ke pepohonan di sekitar tanggul.

"Hari itu banjir baru surut jam 3 sore. Waktu itu belum ketarik karena masih ada genangan air besar, dua hari setelah surut baru ketarik ambrol," ucapnya.

Baca juga: Kompol Yuni Kapolsek Astanaanyar dan Anak Buahnya Ditangkap Terkait Narkoba, Kapolda: Bisa Dipecat

Baca juga: Subsidi Gaji Kembali Dilanjutkan Khusus Karyawan Swasta yang Belum Menerima di Termin Kedua

Warga Ketakutan

Warga di Desa Rambatan Kulon Blok Jambu Air, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu mengikat Tanggul Sungai Cimanuk menggunakan tali tambang.

Tanggul tersebut diikatkan kepada pohon yang berada di sekitaran tanggul agar tidak roboh.

Hal ini disebabkan oleh kondisi tanggul yang kian mengkhawatirkan usai diterjang banjir besar yang sebelumnya melanda Kabupaten Indramayu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved