Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Langsung Dicopot Kapolda, Ini Kronologi Kasus Narkobanya

Kapolda Jabar Irjen Achmad Dofiri langsung mencopot  Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Daniel Andreand Damanik
Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi kini menjabat sebagai Kapolsek Astanaanyar Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG -Kapolsek Astana Anyar beserta belasan oknum anggota Polri diamankan Propam Mabes Polri dan Polda Jabar pada Selasa (16/2/2021) karena dugaan penyalahgunaan narkoba.

Akibat perbuatan itu, Kapoksek Astana Anyar Kompol Yuni langsung dicopot dari jabatannya. 

Kapolda Jabar Irjen Achmad Dofiri langsung mencopot  Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, pascapenangkapan dugaan penyalahgunaan narkoba. 

Baca juga: Postingan Terakhir Nissa Sabyan Diserbu Netizen, Menyusul Gosip Dituduh Jadi Pelakor dan Selingkuhan

Baca juga: Dapat Bisikan Gaib, Pria di Brebes Bakar Rumah dan Ibu Kandung yang Sedang Tidur, Korban Meninggal

Baca juga: Kapolda Jabar Resmi Copot Jabatan Kompol Yuni sebagai Kapolsek Astana Anyar karena Kasus Narkoba

Pencopotan itu tertuang dalam surat telegram Kapolda Jabar dengan nomor ST/267/II/KEP/2021 yang diterima Tribun pada Rabu (17/2/2021). Surat telegram itu diteken pada 17 Februari.

Petikan putusannya, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi Kapolsek Astana Anyar Polrestabes Bandung Polda Jabar dimutasikan sebagai pamen Yanma Polda Jabar dalam rangka riksa.

Penggantinya, yakni Kompol Fajar Hari Kuncoro Kapolsek Cinambu diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Astana Anyar Polrestabes Bandung Polda Jabar

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Adrimulan Chaniago menerangkan, memang ada sejumlah anggota Polri yang diamankan. Namun, dia tidak menyebut di hotel.

"Yang jelas memang ada pengamanan anggota Polsek Astana Anyar terkait yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba," ucap Erdi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Rabu (17/2/2021).

Ia menerangkan soal kronologi awal mula pengungkapan kasus itu.

"Kronologisnya adalah adanya satu pengaduan masyarakat dumas yang disampaikan kepada Propam Mabes Polri. Kemudian Propam Mabes Polri menyampaikan ke Propam Polda Jabar dan seketika itu juga, Propam Polda Jabar bergerak menuju Polsek Astana Anyar untuk mencari beberapa orang yang sudah dicurigai," ucap Erdi. 

Saat bergerak mencari orang dicurigai itu, propam kemudian melakukan tes urin pada sejumlah anggota yang diperiksa. 

"Kemudian dari situ propam mengamankan beberapa orang terus kemudian dilakukan cek urin dan sebagainya. Terus sampai sekarang masih dilakukan pendalaman dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Propam Polda Jabar," ujar dia. 

Dia mengungkap belasan anggota polisi yang dicurigai propam tersebut. 

"Totalnya ada 12 (anggota). Termasuk Kapolseknya. Namun, sekarang ini yang jelas masih dilakukan pendalaman oleh Propam Polda Jabar dan pimpinan berkomitmen Polda Jabar khususnya siapapun yang melanggar terutama masalah narkoba itu akan ditindak dengan tegas dan sangat keras," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved