Kompol Yuni Kapolsek Astana Anyar di Mata Warga, Punya Panggilan Spesial & Warga Berharap Itu Hoaks
Kabar tentang Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti yang kini terancam dipecat gara-gara diduga terlilit kasus narkoba ramai dibicarakan warga
Melalui ponselnya, Syukur Sabar mulanya mengaku belum mengetahui kasus narkoba yang menimpa Kompol Yuni.

Kemudian Syukur Sabar pun mengungkapkan perasaan kagetnya dan mengatakan sempat tidak percaya.
"Saya kaget mendengarnya, tidak menduga dan tidak percaya, ah. Sehari -hari biasa-biasa saja bekerja penuh kinerja," ujarnya melalui sambungan telepon.
Selama ini, Kompol Yuni dikenal memiliki kinerja yang baik.
Bahkan, selama pandemi Covid ini ia rajin untuk sosialisasi protokol kesehatan.
"Selama pandemi Covid ini, beliau berkeliling ke warga bersama-sama untuk menyosialisasikan protokol kesehatan dan beliau juga dekat dengan masyarakat," ujar Syukur Sabar.
Baca juga: Prestasi Moncer Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Saat Berantas Narkoba, Pada 2015 Ungkap 137 Kasus
Setumpuk Prestasi Kompol Yuni
Kompol Yuni sebenarnya punya sederet prestasi, terutama dalam hal mengungkap kasus narkoba.
Bahkan, demi melakukan penangkapan, ia sering menyamar dan bertransaksi dengan para bandar narkoba.
Polwan angkatan 1989 itu mengatakan, ketika menyamar ia memang tidak mudah dikenali.
Kompol Yuni memang kerap berpakaian nyentrik.
Dia sendiri yang mengaku kerap mengenakan kaus, celana levis bolong, dan sepatu converse.
"Sering ketemu berdua (dengan bandar narkoba), pas barangnya sudah dikeluarin langsung kami lakukan penangkapan, sering sekali gontok-gontokan kayak petinju, sampai masuk got malah," katanya, dikutip TribunJabar.id dari TribunnewsBogor.com.
Wanita kelahiran Porong, Sidoarjo, 23 Juni 1971 ini pernah bercerita mengenai salah satu aksi yang dilakukannya dalam memberantas narkoba pada 2019.
Baca juga: SOSOK Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni, Sebetulnya Dia Polwan Jempolan, Lihai Nyamar Tangkap Target
Saat itu, dia menjabat sebagai Kanit 3 Sub Dit 2 Dit Narkoba Polda Jabar.