Breaking News:

Jadi Kaya Mendadak, Ratusan Warga Desa Sumurgeneng Beli Mobil Baru, Ada Yang Beli 3 Unit Sekaligus

truk towing saat mengantarkan belasan mobil baru ke Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, viral di media sosial.

Editor: Machmud Mubarok
(Tribunnews/Istimewa)
Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, beli mobil beramai-ramai. 

Nilai penjualan yang tidak sedikit diyakini membuat warga ingin membeli mobil yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Hingga kini mulai sejak warga mendapat pencairan dari penjualan tanah, sudah ada ratusan warga yang membeli mobil. Bahkan, satu orang ada yang memiliki dua hingga tiga mobil baru.

Ada juga warga Kota Surabaya yang memiliki lahan di sana mendapat Rp 38 miliar.

Sebab, Pertamina disebut menghargai tanah Rp 600.000-Rp 800.000 per meter, jauh lebih tinggi dari harga tanah pada umumnya di sana.

Baca juga: Dayana Gadis Kazakhstan Tiba-tiba Marah dan Nangis Gara-gara Fiki Naki, Ini Klarifikasi Fiki

Baca juga: Nindy Ayunda Beberkan Jadi Korban KDRT Suami, Tunjukkan Bukti Wajah Lebam dan Rambut Dijambak

Baca juga: Air Rebusan Jahe, Kunyit, dan Sereh Punya Khasiat Luar Biasa untuk Tubuh, Dijamin Segar dan Sehat

Di desanya sendiri terdapat 840 KK, sedangkan yang lahannya dijual karena masuk penetapan lokasi (penlok) kilang minyak ada sekitar 225 KK.

"Ya memang kondisinya begitu, dapat uang lalu beli mobil, ada juga yang dibelikan tanah lagi maupun bangun rumah juga," kata Gihanto, dikutip dari Surya.co.id, Selasa (16/2/2021).

Hasil penjualan tanah itu, dibelikan mobil oleh warga desa tersebut. Mereka ramai-ramai mendatangkan mobil baru dalam tenggang waktu tak lama.

Namun aksi foya-foya beli mobil itu dikhawatirkan Kepala Desa (Kades) Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Gihanto.

Tanah warga sekitar dijual untuk pembangunan kilang minyak grass root refinery (GRR) patungan Pertamina-Rosneft perusahaan asal Rusia, yang membutuhkan lahan di tiga desa yaitu Sumurgeneng, Wadung dan Kaliuntu.

"Ada rasa kekhawatiran karena sedikit yang dibuat usaha," kata Kades ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved