Jumat, 24 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Jalan Sukamantri–Panawangan Tertimbun Longsor, 30 Rumah di Mekarwangi Terdampak Gerakan Tanah

hujan selama tiga hari terakhir berturut-turut telah menimbukan longsor dan retakan tanah di beberepa lokasi Kecamatan  Sukamantri.

Editor: Machmud Mubarok
(foto: Dok/FK Tagana Ciamis)
Longsor menimbun ruas jalan di 4 lokasi di Sukamantri Ciamis dan longsor tebing menimpa rumah warga di Desa Cibeureum Sukamantri Jumat (12/2) malam. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang mengguyur Ciamis setiap sore sampai malam, bahkan kadang sampai subuh, selama tiga hari terakhir berturut-turut telah menimbukan longsor dan retakan tanah di beberepa lokasi Kecamatan  Sukamantri.

Setidaknya 30 rumah di Dusun Rinduwangi dan Dusun Panjagan Desa Mekarwangi terdampak gerakan tanah.

 8 rumah di 3 dusun di Desa Cibeureum juga terdampak longsor tebing.

Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Sukamantri – Panawangan tertimbun longsor di 4 lokasi di Kecamatan Sukamantri, Jumat (12/2) malam.

Masing-masing di Blok Werkit  Desa Cibeureum,  Blok Ciketok Desa Sindanglaya serta Blok Cikerenceng dan Blok Cangkakak di Desa Mekarwangi.

Baca juga: Ingat Mulai Besok Calon Penumpang di Stasiun Bandung Bisa Pakai GeNose C19 untuk Syarat Naik KA

Baca juga: BUTUH Segera Bantuan Anda, 3 Bayi Kembar Ini Butuh Bantuan Susu, Ibunya Dirawat Tak Bisa Menyusui

Baca juga: RAMALAN Zodiak Cinta Minggu 14 Februari 2021: Cancer Tak Abaikan Dia, Sagitarius Ada Perdebatan

Menyusul tertimbun longsornya ruas jalan di 4 lokasi tersebut, jalan tidak bisa dilalui sama sekali baik sepeda motor apalagi mobil.

Warga, relawan dan aparat bergotong royong secara manual memakai pacul, linggis dan peralatan  membersihkan gunungan tanah longsor menjelang Sabtu (13/2) sore,  baru ruas jalan yang tertimbun longsor di Blok Werkit Desa Cibeureum yang sudah terbuka, sehingga bisa dilalui sepeda motor dan mobil.

“Tapi itu pun searah-arah. Sepeda motor dan mobil sudah bisa lewat, buka tutup ,” ujar Ketua Forum Koordinasi Tagana Ciamis, Ade Waluya kepada Tribun Sabtu (13/2) sore.

 Sedangkan di 3 lokasi lainnya seperti di Blok  Ciketok Desa Sindanglaya maupun Blok  Cikerenceng dan Blok Cangkakak Desa Mekarwangi sampai Sabtu (13/2) sore baru bisa dilalui kendaran roda 2 (sepeda motor).

“Dibutuhkan alat berat untuk menyingkirkan timbunan longsor di 3 lokasi tersebut. Yakni 1 lokasi di Desa Sindanglaya dan 2 lokasi di Desa Mekarwangi,” katanya.

Longsor juga menimbun ruas jalan Sukamantri (Ciamis) – Cikijing (Majalengka) di satu lokasi.

Hujan intensitas tinggi beruntun setiap sore dampai malam selama tiga hari terakhir tersebut juga menimbulkan longsor dan gerakan tanah di dua dusun di Desa Mekarwangi Kecamatan Sukamantri. Yakni Dusun Panjagan dan Dusun Rinduwangi.

Menurut Ade Waluya di dua dusun yang berbatasan langsung dengan kecamatan Panawangan tersebut ada 30 rumah yang terdampak longsor dan retakan tanah.

Longsor tebing menimpa sejumlah rumah. Dan puluhan rumah terdampak gerakan tanah. Termasuk retakan tanah yang menimpa gedung MTsN 11 Ciamis di Dusun Panjagan Desa Mekarwangi. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved