Breaking News:

Ingat Mulai Besok Calon Penumpang di Stasiun Bandung Bisa Pakai GeNose C19 untuk Syarat Naik KA

lokasi penempatan layanan pemeriksaaan GeNose C19 akan disandingkan dengan fasilitas layanan kesehatan pemeriksaan rapid tes antigen

Kompas.com/Ambaranie Nadia
Ilustrasi - PT Kereta Api Indonesia mengoperasikan empat Kereta Sleeper terbaru, Luxury 2, Minggu (26/5/2019) 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung  mulai memberlakukan hasil pemeriksaan negatif Covid-19 melalui alat screening Gadjah Mada Elektronik Nose C19 (GeNose C19), sebagai bagian dari syarat perjalanan penumpang kereta api mulai Senin (15/2/2021).

Hadirnya GeNose C19 ini, melengkapi sarana fasilitas pemeriksaan kesehatan covid-19 yang telah disediakan PT. KAI Daop 2 Bandung sebelumnya yaitu, rapid tes antigen. Para pengguna jasa layanan kereta api dapat memilih satu diantara dua fasilitas tersebut.

Manager Humasda PT. KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo mengatakan, bahwa penerapan  GeNose C19 merupakan implementasi dari SE Kemenhub Nomor 20 Tahun 2021, terkait syarat bagi pengguna jasa Kereta Api Jarak Jauh yang diwajibkan menunjukkan surat keterangan GeNose C19 atau rapid tes antigen atau RT-PCR/swab tes dengan hasil negatif Covid-19.

Bahkan, Stasiun Bandung menjadi stasiun ketiga sebagai penyelenggara screening penumpang menggunakan GeNose, setelah sebelumnya hanya dilakukan di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta pada beberapa waktu lalu.

Baca juga: BUTUH Segera Bantuan Anda, 3 Bayi Kembar Ini Butuh Bantuan Susu, Ibunya Dirawat Tak Bisa Menyusui

Baca juga: NEKAT, Para Pemuda Asal Cirebon Tetap Main ke Panyaweuyan Meski Ada Longsor, Motor Disimpan

Baca juga: RAMALAN Zodiak Cinta Minggu 14 Februari 2021: Cancer Tak Abaikan Dia, Sagitarius Ada Perdebatan

"Penambahan fasilitas layanan pemeriksaan GeNose C19 ini selain merupakan wujud sinergi BUMN antara PT. KAI dan PT. Rajawali Nusantara Indonesia, melalui anak usahanya Rajawali Nusindo, serta Universitas Gadjah Mada (UGM). Tapi juga sekaligus upaya peningkatan pelayanan kami, bagi para pelanggan dan pengguna jasa kereta api, khususnya dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (13/2/2021).

Kuswardoyo menuturkan, untuk lokasi penempatan layanan pemeriksaaan GeNose C19 akan disandingkan dengan fasilitas layanan kesehatan pemeriksaan rapid tes antigen yaitu, di Stasiun Bandung bagian Utara. 

"Sehingga bagi calon pengguna jasa layanan kereta api yang telah memiliki kode booking tiket keberangkatan, dapat mendatangi bagian Utara dari Stasiun Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan. Para penumpang akan diarahkan oleh petugas untuk dapat memilih opsi untuk menggunakan layanan screening menggunakan GeNose atau rapid tes antigen sebagai salah satu syarat perjalanan," ucapnya.

Setelah menentukan pilihan penggunaan fasilitas pemerikaan kesehatan, selanjutnya, para penumpang akan diberikan nomor pendaftaran dan semacam label stiker yang harus diisi, dengan mencantumkan nama, kode booking tiket keberangkatan, dan usia yang bersangkutan. 

Bagi calon penumpang yang memilih menggunakan GeNose C19, akan kembali diarahkan petugas ke loket berikutnya untuk membeli kantung udara GeNose seharga Rp. 20 ribu per kantung. 

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved