Breaking News:

Indramayu Darurat Bencana

Diam di Tempat Pengungsian Benar-benar Tak Nyaman, Tati Ngeluh Sakit Badan, Akui Takut Diganggu Ular

Salah satu dari pengungsi itu Tati (36), warga Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur mengaku begitu merasakan dampak dari bencana banjir.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Tati, pengungsi di Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (10/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tenda-tenda posko pengungsian dibangun di beberapa titik sepanjang Jalur Pantura Indramayu, yakni mulai dari Kecamatan Losarang sampai Kandanghaur.

Jalur Pantura pun di tutup sementara khususnya di jalur menuju ke Jakarta.

Salah satu dari pengungsi itu Tati (36), warga Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur mengaku begitu merasakan dampak dari bencana banjir.

"Gak enak pak, mau tidur dingin, banyak nyamuk," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Selain itu, ia juga mengaku mulai merasakan sakit di sekujur badannya.

Warga, disampaikan Tati, ketakutan bilamana malam hari tiba, mereka khawatir ada hewan liar seperti ular masuk ke dalam tempat pengungsian.

Apalagi kalau hujan turun, warga hanya mampu berlindung tanpa bisa tertidur nyenyak.

Tati mengatakan, dirinya pun harus berpisah dengan kedua anaknya akibat bencana banjir tersebut.

Anaknya yang masing-masing duduk di bangku kelas 1 SD dan 3 SMP itu, ia titipkan di rumah saudara yang jauh lebih aman.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved