Breaking News:

Waspada Banjir dan Longsor Tiga Hari Kedepan BMKG Prediksi Hujan Sedang dengan Durasi Panjang

BMKG: dalam tiga hari ke depan, curah hujan dengan intensitas sedang dengan durasi panjang, dapat disertai petir dan kilat serta angin kencang

Foto istimewa
Banjir rob yang menerjang pemukiman warga di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Minggu (7/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Curah hujan yang tinggi dalam dua hari terakhir terjadi di Jabar sehingga berdampak pada bencana banjir di sejumlah daerah.

"Pengamatan Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pengaruh Monsoon Asia serta pertemuan angin dari Asia dan Australia yang memperlihatkan anomali yang mengarah pada penguatan curah hujan tinggi di sebagian wilayah Indonesia," ujar Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu saat dihubungi via ponselnya, Minggu (7/2/2021).

Selain faktor Monsoon Asia, kata dia, gelombang Ekuatorial di wilayah ekuator terpantau masih aktif.

Kemudian, adanya faktor pertumbuhan siklon tropis Faraji di wilayah barat Indonesia, serta sistem tekanan rendah di Utara Australia.

Agar Pasangan Tidak Berpura-pura Sudah Puas, Ini Tanda-tanda Orgasme pada Wanita, Anda Harus Tahu!

Letkol MI Dipecat Setelah Selingkuh dengan Istri Bawahannya Sendiri yang Berstatus PNS

"Kondisi ini mampu meningkatkan kecepatan angin dan aktifitas konvektif di wilayah Jawa khususnya Jawa Barat," ujar dia.

Dengan kondisi itu, BMKG memperkirakan dalam tiga hari ke depan, curah hujan dengan intensitas sedang dengan durasi panjang, dapat disertai petir dan kilat serta angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah daerah di Jabar 

Yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi bagian dan selatan, Cianjur wilayah Utara, Purwakarta, Karawang, Bekasi, Kabupaten dan Kota Bogor.

Lalu, Sumedang, Indramayu, Majalengka, Cirebon, Ciamis bagian selatan, Kota Banjar, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya serta Pangandaran.

"Berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak untuk siaga banjir, banjir bandang, 7-8 Februari, potensi dampak bencana dengan status siaga di Jabar yakni Kabupaten dan Kota Bogor, Karawang bagian Utara, Bekasi bagian Utara dan Sukabumi bagian Utara," katanya.

Sedangkan daerah di Jabar dengan prediksi berpotensi longsor yakni Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Sumedang, Majalengka dan Garut. 

BMKG juga memprediksi ada gelombang tinggi karena pola angin di wilayah Indonesia utara pada umumnya bergerak dari barat laut dan timur laut dengan kecepatan angin 4-29 Knot.

Sedangkan di wilayah selatan umumnya dari barat daya - barat laut dengan kecepatan angin berkisar 4-27 Knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudera Hindia bagian selatan dan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur.

"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan hati-hati terhadap dampak dari yang ditimbulkan dari kondisi cuaca ekstrim," ujarnya.

Keluarga Minta Masyarakat Tak Sebarkan Video Weni, Wanita yang Tewas Ditusuk Bambu: Biar Dia Tenang

Keranda dan Makam Sudah Siap, Tunggu Kedatangan Jasad Weni Wanita yang Tewas Ditusuk Bambu di Garut

Editor: Mumu Mujahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved