Breaking News:

Pengusaha Travel Umrah Gigit Jari, Akses Masuk Arab Saudi Ditutup, Jamaah Tak Bisa Berangkat

Penangguhan tersebut mulai berlaku 3 Februari 2021 sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Istimewa
Ilustrasi: Jemaah umrah asal Kabupaten Indramayu Ahmad Munsit Abdulillah saat berada di tanah suci untuk melaksanakan ibadah umra 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kabar buruk kembali menghampiri industri travel umrah di Indonesia.

Pasalnya, pemerintah Arab Saudi kembali menangguhkan sementara akses masuk ke negaranya.

Ada 20 negara yang ditangguhkan, salah satunya Indonesia.

Penangguhan tersebut mulai berlaku 3 Februari 2021 sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

Adanya kebijakan ini pun membuat para pengusaha travel hanya bisa mengelus dada.

Jamaah Umrah di Indramayu Komplain Tak Ada Kepastian Berangkat Ibadah, Pengusaha Travel Bingung

VIRAL Satu Keluarga Sembuh Covid-19 Setelah Rutin Minum Wedang Uwuh Racikan Kodim 0617 Majalengka

Direktur PT Raudhatul Mutaallimin Kepolo Darul Falah Tour & Travel Indramayu, Ahmad Munsit Abdulillah mengatakan, dengan adanya kebijakan tersebut membuat sebanyak 25 jamaah umrah di travel yang dinaunginya terancam gagal berangkat.

Padahal, para jamaah hanya tinggal menunggu beberapa hari lagi untuk pergi ke tanah suci.

Mereka dijadwalkan berangkat pada 22 Februari 2021 mendatang.

"Info terbaru yang saya terima sekarang Covid-19 di Arab Saudi naik per hari 300 orang, jadi mungkin ini yang terbaik dari pemerintah Arab Saudi untuk menutup sementara," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Jumat (5/2/2021).

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved