Breaking News:

Saat Ditangkap, Pengedar Sabu Bilang Dirinya Positif Covid-19, Penyelidikan Jadi Via Video Call

Seorang anggota Satpol PP Lamongan, BP (33), ditangkap polisi karena diduga menggunakan dan mengedarkan narkoba jenis sabu.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
ist
Ilustrasi - Borgol 

TRIBUNCIREBON.COM- Seorang anggota Satpol PP Lamongan, BP (33), ditangkap polisi karena diduga menggunakan dan mengedarkan narkoba jenis sabu.

Warga Kecamatan Lamongan Kota, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tersebut ditangkap pada Selasa (2/2/2021).

Namun, ketika melakukan penangkapan, tim Satnarkoba Polres Lamongan mengalami dilema. BP ternyata positif Covid-19.

Saat ditangkap, BP sebenarnya sedang menjalani isolasi mandiri.

Jalan di Kertayuga Kuningan Longsor, Mobil Warga Gak Bisa Lewat, Terpaksa Cuma Bisa Panasin Mesin

Ledakan Dahsyat dari Ruko Gudang BBM yang Terbakar di Cianjur, Warga Nekat Selamatkan Barang

Ia membuktikannya dengan memberikan surat hasil tes swab yang menyatakan dirinya positif Covid-19.

Padahal ia sudah diborgol dan hendak dibawa ke Mapolres Lamongan untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Saat ditangkap oleh anggota, pas sudah diborgol dan hendak dibawa ke Mako, tiba-tiba dia ngomong positif Covid-19," tutur Kasat Resnarkoba Polres Lamongan AKP Ahmad Khusen, ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (3/2/2021).

Khusen menjelaskan proses penyelidikan bakal mengedepankan protokol kesehatan.

Untuk itu, pihaknya akan memanfaatkan teknologi komunikasi.

"Sementara pakai video call. Kalaupun dirasa kurang, kami akan menunggu 14 hari sampai yang bersangkutan sudah selesai isolasi mandiri dan dinyatakan sudah sembuh," papar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved