Breaking News:

Ketahuan! Ada Kaitan Ini antara Cewek ABG Pelaku dan Korban Penyiksaan yang Rebutan Cinta 'Arjuna'

Video bullying terhadap seorang gadis ABG yang beredar di media sosial membuat banyak pihak geram.

Istimewa
Tangkapan layar video bullying terhadap seorang gadis ABG di Desa Cilandak Lor, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Video bullying terhadap seorang gadis ABG yang beredar di media sosial membuat banyak pihak geram.

Mereka sangat menyayangkan tindakan tidak terpuji tersebut, terlebih motif tindak kekerasan itu dilakukan hanya karena rebutan laki-laki, aliar rebutan cinta 'Arjuna'.

Dalam video itu terlihat jelas penganiayaan yang dilakukan pelaku, usia mereka masih gadis ABG.

Rebutan Cinta Arjuna, Cewek ABG di Indramayu Ini Dikepung dan Disiksa di Kuburan

Usai Viral di Medsos, Dua ABG Pelaku Bullying dan Korban Tak Ada di Rumah, Polisi Lakukan Pencarian

Masih dalam video itu juga terlihat dua orang laki-laki.

Namun, walau korban menjerit hingga menangis dianiaya oleh pelaku, kedua laki-laki itu hanya menonton dan tidak membantu melerai.

Video aksi bullying itu kemudian ramai dibagikan di berbagai grup facebook sejak Selasa (2/2/2021).

Kejadian itu diketahui terjadi di sebuah pemakaman umum di Dusun Pilangpayung Desa Lempuyang, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.

Sedangkan untuk kedua pelaku, termasuk korban bullying merupakan warga Desa Cilandak Lor, Kecamatan Anjatan.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah kecamatan melalui pemerintah desa langsung melakukan klarifikasi dengan mendatangi kediaman pelaku dan korban.

Camat Anjatan, Opik Hidayat mengatakan, ada beberapa poin yang didapat pemerintah dari pihak keluarga.

"Ketiga anak perempuan yang terlibat adalah teman dekat," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (3/2/2021).

Lanjut Opik Hidayat, saat dikunjungi, baik dua pelaku maupun korban tidak berada di rumah sejak videonya viral.

Adapun untuk kasus tersebut, disampaikan dia sudah ditindaklanjuti secara kekeluargaan melalui pemerintah desa.

"Pihak keluarga dan pemerintah desa mengimbau kepada semua lapisan masyarakat agar menghapus postingan atau video terkait kasus tersebut karena sangat tidak mendidik," ujar dia.

Tempat Pesugihan di Kuningan Tanpa Kuncen, Asli Bukan Hoax, Dipercaya Dihuni Siluman Ular Perempuan

UPDATE Covid-19 Jabar, Hanya Majalengka Zona Kuning, Lainnya Merah dan Oranye, Itu Kata Ridwan Kamil

Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved