Breaking News:

Virus Corona Memang Jahat, Sebelum Pandemi Covid-19 Pria Ini Pilot, Kini Terpaksa Jadi Kuli Bangunan

Pandemi Covid-19 bisa mengubah apa pun. Orang yang biasanya hidup berkecukupan, berubah menjadi miskin.

Twitter/TNI AU
ILUSTRASI: Pesawat Boeing 737 TNI AU disiagakan untuk menjemput WNI di Wuhan, Cina. 

TRIBUNCIREBON.COM, MADRID – Pandemi Covid-19 bisa mengubah apa pun. Orang yang biasanya hidup berkecukupan, berubah menjadi miskin.

//

Namun, beberapa pihak justru bisa memanfaatkannya dengan baik sehingga mendatangkan keuntungan berlipat-lipat.

Baca juga: SESAAT LAGI, Tayangan Sinetron Ikatan Cinta Kamis 28 Januari 2021, Al Tahu Andin Bukan Pembunuh Roy

Baca juga: Aksi Meraba-raba Jika Masih Berpakaian Bukan Pelanggaran Hukum, Ini Ditetapkan Pengadilan di India

Baca juga: Ridwan Kamil Infokan Ada Lowongan Kerja bagi Tenaga Kesehatan di Jabar, Simak Kualifikasinya di Sini

Di Spanyol, ada pilot maskapai penerbangan komersial yang harus menerima kenyataan. Kehidupannya berubah drastis karena efek virus corona yang melanda dunia.

Patrick Pawelczak harus banting setir menjadi kuli bangunan dan tenaga pengantar karena pandemi virus corona.

Mantan pilot asal Sant Andreu de Llavaneres, Barcelona, Spanyol, tersebut menceritakan kisahnya yang beralih profesi tersebut melalui LinkedIn.

Dua penampilan berbeda Patrick Pawelczak saat menjadi pilot dan banting setir menjadi kuli bangunan dan pengantar karena pandemi virus corona.(FACEBOOK PATRICK PAWELCZAK)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Dua penampilan berbeda Patrick Pawelczak saat menjadi pilot dan banting setir menjadi kuli bangunan dan pengantar karena pandemi virus corona.(FACEBOOK PATRICK PAWELCZAK) 

Unggahan tersebut kini menjadi viral dan telah dilihat hingga 15 juta kali dalam hitungan hari.

Dilansir dari Mirror, Rabu (20/1/2021), Pawelczak mengatakan dia terinspirasi untuk berbagi pengalamannya setelah sesama pilot melakukan hal yang sama untuk bertahan hidup.

Unggahan tersebut menjelaskan bagaimana tahun lalu dia mulai mengeluhkan jam terbangnya di maskapai penerbangan asal Slowakia, Go2Sky, yang menurun drastis.

Setelah virus corona benar-benar memukul bisnis penerbangan, dia menjadi salah satu pilot dan karyawan maskapai Go2Sky korban pemutusan hubungan kerja ( PHK).

Dia akhirnya memutar otak dan mencari jalan keluar untuk terus menafkahi keluarganya, termasuk seorang putrinya.

Baca juga: Nasrudin Azis Ingatkan Warga Kota Cirebon Jangan Kendur Patuhi Prokes Meski Vaksin Sudah Datang

Baca juga: Cerita Penambang Pasir Sungai di Majalengka, Menunggu Pembeli Hari Ini Agar Pasir Tak Disapu Hujan

"Saya ingin berbagi pengalaman saya sendiri dalam bekerja di bidang konstruksi dan pengiriman untuk menunjukkan bahwa kita harus melanjutkan hidup sementara kami tidak dapat terbang," kata Pawelczak kepada AeroTime.

Setelah menyelesaikan tugas di Turki yang melibatkan enam penerbangan, dia akhirnya kembali ke Barcelona, Spanyol, karena industri sedang terhenti.

Dia mengatakan kepada AeroTime, meski masa depan tidak pasti, dia sangat lega berada di rumah dan dapat bertemu dengan putrinya secara langsung.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved