Breaking News:

Pasar Sindangkasih Cigasong Majalengka Direnovasi Februari 2021 Mendatang, Terminal Pindah ke Depan

Pembangunan pasar diharapkan selesai selama 7 bulan ke depan, atau paling lambat setahun agar pedagang sudah bisa menempati kios barunya

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Pasar Sindangkasih Cigasong yang berada di Jalan Raya Cigasong-Jatiwangi, Kelurahan Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Pasar Tradisional Sindangkasih Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka akan mulai direnovasi pada bulan Februari 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pasar dan Perindustrian Kabupaten Majalengka, Maman Sutiman mengungkapkan, luas areal pasar dan terminal yang akan dibangun kurang lebih 20.000 m2.

Nantinya, posisi terminal akan dipindah ke arah depan dan pasar ke bagian belakang yang saat ini dijadikan terminal.

“Ada sebanyak 38 unit ruko yang dibangun, kios sebanyak 402 unit dan los sebanyak 564 unit,” ujar Maman, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Cita-cita Ingin Jadi Pilot, Pemuda Kuningan Ini Pulang dari Jepang Pilih Jadi Petani Jahe Merah

Baca juga: Angka Kemiskinan di Kuningan, Indramayu dan Kota Cirebon Naik, Pandemi Covid-19 Jadi Biang Kerok

Baca juga: Ratusan WNA China Bebas Masuk Indonesia di Saat Larangan Masuknya Warga Asing, Ini Kata Imigrasi

Maman mengatakan, renovasi pasar dilakukan mengingat kondisi pasar sudah tidak layak untuk ditempati.

Selain itu, bagian atap pasar hampir semua sudah rusak dan hampir seluruh area pasar becek yang terkadang menyulitkan konsumen untuk berbelanja.

"Masa Hak Guna Bangunan (HGB) sebelumnya telah habis sejak dua tahun lalu," ucapnya. 

Masih disampaikan Maman, alasan keinginan dibangunnya pasar akan dimulai pada Februari mendatang mengingat pemenang tender yang akan membangun pasar sudah ada.

“Pembangunan pasar diharapkan selesai selama 7 bulan ke depan, atau paling lambat setahun agar pedagang sudah bisa menempati kios barunya dengan nyaman," jelas dia.

Kadis Perdagangan menjelaskan, nantinya pasar akan dibangun dua lantai.

Hal itu untuk memberikan kenyamanan pada konsumen dan pedagang.

Kios di lantai bawah seluruhnya diperuntukan bagi pedagang basah seperti ikan, daging dan sayuran.

Sedangkan lantai dua diperuntukan bagi kios sandang dan kuliner, agar suasana tetap bersih.

“Inginnya ke depan benar-benar menjadi pasar sehat, nyaman bagi pengunjung juga pedagang. Pasar tradisional bisa benar-benar menjadi pilihan konsumen agar para pedagang di pasar bisa lebih sejahtera,” ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved