Breaking News:

VIDEO - Rumah Mang Idin di Desa Gresik Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Warga pun langsung bergotong royong berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya serta melaporkan ke kantor UPT  Damkar

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Sebuah rumah warga di Desa Gresik, Kecamatan Ciawigebang hangus terbakar.

Kebakaran rumah di Kampung Kliwon RT 03/02 itu diduga terjadi akibat hubungan arus pendek, korsleting listrik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribuncirebon.com, rumah yang kebakaran itu juga sebagai warung  milik Idin Wahidin (42).

Baca juga: Langka Terjadi, Atap Rumah Berikut Genting dan Rangka Hilang Disapu Angin Puting Beliung di Tasik

Baca juga: Kepala Desa di Kuningan yang Wajahnya Mirip Jokowi Ingin Sekali Bertemu Presiden Joko Widodo

Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi mengatakan pihanyak langsung menurunkan tim pemadam ke lokasi kebakaran setelah mendapat laporan dari warga.

“Kami langsung menurunkan tim ke lokasi di Desa Gresik,” kata Khadaf, Sabtu (23/1/2021).

Berdasarkan laporan yang diterima Damkar Kuningan, kata Khadafi, kebakaran diketahui awal oleh Wili Suhendar (38).

Ketika itu hujan deras dan listrik sempat mati, kemudian listrik kembali menyala sedangkan hujan masih deras.

Lampu penerangan di lokasi rumah yang terbakar langsung menyala, namun penghuninya sedang tidak di rumah.

“Api mulai terlihat saat warga akan salat Magrib. Warga pun langsung bergotong royong berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya serta melaporkan ke kantor UPT  Damkar Satpol PP Kab.Kuningan," katanya.

Petugas langsung ke lokasi memadamkan api dibantu anggota Polsek dan aparat pemerintahan desa setempat dan warga. 

"Api berhasil dipadamkan hampir satu jam dari datang kelokasi tersebut,” katanya.

Lebih rinci, khadafi mengatakan, penyebab kebakaran diduga dari arus pendek listrik dari lampu pecah yang kemudian mengenai Kasur sehingga terjadi kebakaran

“Akibat Kebakaran itu, bangunan terbakar ditakasir mengalami kerugian sebesar Rp 81 juta  dan peralatan rumah tangga dan pakaian sekitar Rp 10 juta. Terus dari kejadian itu tidak ada korban jiwa,” ungkapnya. (*)

 
 

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved