Tangis Pilu Keluarga Kapten Afwan Saat Tabur Bunga di Lautan, Jasad Sang Pilot Tak Ditemukan
Sambil menahan tangisnya, keluarga Kapten Afwan dan 15 korban lainnya pun menaburkan bunga ke lautan.
Dia menjelaskan bahwa jenazah Captain Afwan sampai saat ini belum ada kabar pasti ke keluarga.
Sehingga shalat ghaib didirikan yang menurutnya bagian dari rukun.
"Salat ghaib ini merupakan rukun ya. Yang pertama memandikan, kedua mengkafani, ketiga itu menyolatkan dan menguburnya. Karena jenazahnya tidak ada, maka diganti dengan salat gaib," kata Saeful.
Namun, jika jasad Captain Afwan ditemukan, keluarga akan tetap menggelar shalat jenazah.
"Dan sudah diputuskan insha Allah jika jasadnya ketemu, maka kami akan melakukan salat jenazah dan dimakamkan di (TPU) Pondok Rajeg," pungkasnya. (*)
(TribunnewsBogor.com/Kompas.TV)
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Tangis Keluarga Captain Afwan Pecah Lihat Lautan, 15 Korban Tidak Ditemukan, 'Cuma Bisa Tabur Bunga'