Korban Penembakan KKB Papua Bertambah 1 Orang, Prajurit TNI Gugur Saat Mengejar Kelompok Bersenjata
jenazah Pratu Roy Vebrianto dan Pratu Dedi Hamdani telah dievakuasi ke Kabupaten Mimika menggunakan helikopter dari Bandara Bilogai, Sugapa.
*II . CATATAN.*
1. Proses evakuasi berjalan Aman dan Lancar;
2. Proses evakuasi korban menggunakan Helly Caracall menuju Timika
3. Situasi sampai saat ini dalam keadaan Rawan Terkendali, Personel Satgas YR 400/BR melaksanakan Siaga di Titik Kuat masing-masing.
Demikian yang kami laporkan . Mmp
Sebelumnya tercatat dua anggota Yonif 400/BR gugur saat kontak tembak dengan KKB yakni Pratu Firdaus meninggal saat kontak tembak tanggal 7 November 2020 lalu dan Prada Agus Kurniawan Senin (11/1/2021).
Sebelumnya aua prajurit Yonif 400/BR meninggal dunia setelah truk yang ditumpangi mengalami kecelakaan, pada Jumat (11/9/2020) sekitar pukul 16.00 WIT.
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa menuturkan, kejadian tersebut berawal saat truk milik TNI yang membawa 17 personel Yonif 400/ Banteng Raiders (BR) mengalami kecelakaan karena rem blong di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Truk tersebut awalnya bergerak dari arah Sugapa menuju Titigi, Distrik Hitadipa.
Akibat kecelakaan tersebut, dua prajurit TNI mengalami luka ringan dan 13 luka berat.
Baca juga: Oknum Polisi Jadi Pemeran Video Mesum di Ruang Isolasi RSUD Dompu, Begini Nasibnya Sekarang
Baca juga: Michael Yukinobu Terpaksa Harus Putus dengan Kekasihnya Dampak Kasus Video Asusilanya dengan Gisel

Sementara, dua prajurit meninggal dunia, yakni Sertu Heri Susanto dan Pratu Jhan Risky Pratama Purbatua.
"Kecelakaan tersebut saat ini telah ditangani oleh TNI dibantu masyarakat setempat dengan mengevakuasi korban luka untuk dibawa ke RSUD Kabupaten Intan Jaya menggunakan kendaraan Hilux milik PT MUJ," kata Suriastawa, saat dikonfirmasi Kompas.com, melalui WhatsApp, Jumat malam.
Diketahui prajurit Yonif Raider 400/BR baru bertugas di Papua sejak akhir Agustus 2020 lalu.
Sebanyak 400 prajurit Yonif 400/Banteng Raiders diangkut KRI Tanjung Kambani 971 ke Papua dari Dermaga Nusantara 3 Semarang, 24 Agustus 2020.

Kemudian KRI Tanjung Kambani 971 sempat singgah di Surabaya menjemput pasukan Yonif 515 Raider dan Makassar untuk bekal ulang logistik.
KRI Tanjung Kambani 971 mendrop pasukan Yonif 400 Banteng Raiders yang siap melaksanakan operasi pengamanan daerah rawan (Pamrahwan) di Dermaga Nabire, Biak, Rabu (9/9/2020).
Komandan Yonif (Danyon) Raider 400/BR, Mayor Inf Andreas Yudhi Wibowo, mengungkapkan, personelnya mendapatkan tugas Pamtas Mobile sehingga harus senantiasa bergerak di wilayah Papua.
Dirinya berjanji untuk memimpin 450 prajuritnya, agar berangkat dan pulang dalam kondisi utuh.
Tugas tersebut akan berlangsung selama sembilan bulan.
Batalyon Infanteri Raider 400/Banteng Raiders adalah sebuah batalyon infanteri raider Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sebelumnya bernama Yonif 401/Banteng Raider.
Batalyon yang sudah ada sejak 23 Maret 1953 ini awalnya adalah Batalyon 454 yang sejak dulu sudah dikenal sebagai satuan elite setingkat pasukan komando (pasukan khusus).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satu Lagi Prajurit TNI Gugur, Pratu Dedi Hamdani Ditembak Saat Kejar KKB ke Hutan", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/01/22/17284311/satu-lagi-prajurit-tni-gugur-pratu-dedi-hamdani-ditembak-saat-kejar-kkb-ke?page=all#page2.
Penulis : Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi
Editor : Dheri Agriesta
Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L