Breaking News:

Gunung Merapi Meletus

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter, Dalam 6 Jam Terjadi 30 Kali Guguran Lava

Awan panas guguran tercatat dengan amplitudo 60 mm, sedangkan durasi awan panas guguran 209 detik.

Editor: Machmud Mubarok
Youtube VolcanoYT
Detik-detik Gunung Merapi Erupsi, Kamis (13/2/2020) 

TRIBUNCIREBON.COM - Awan panas guguran kembali terjadi di Gunung Merapi pada Selasa (19/1/2021). Jarak luncur awan panas guguran sejauh 1.800 meter ke arah hulu Kali Krasak dan Boyong.

"Terjadi awan panas guguran satu kali di Gunung Merapi pukul 02.27 WIB," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida dalam laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan 19 Januari 2021 pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, Selasa.

Awan panas guguran tercatat dengan amplitudo 60 mm, sedangkan durasi awan panas guguran 209 detik.

"Jarak luncur kurang lebih 1.800 meter ke Kali Krasak dan Boyong dengan tinggi kolom 500 meter di atas puncak," tegasnya.

Baca juga: Ratusan Hektare Sawah di Enam Kecamatan Wilayah Utara Majalengka Terdampak Banjir

Baca juga: Keluarga Napi Korban Pengeroyokan yang Tewas Ditangan Napi Lainnya Geram, Minta Pelaku Dihukum Berat

Baca juga: 2 Geng Motor di Sumedang Baku Hantam Saat Galang Dana Longsor Cimanggung, Tusuk Pisau ke Bagian Dada

Selama periode pukul 00.00 WIB -06.00 WIB, teramati 30 kali guguran lava pijar di Gunung Merapi.

Jarak luncur guguran lava pijar tercatat 300 meter-900 meter ke barat daya.

Sebelumnya, BPPTKG menyebut jarak terjauh luncuran awan panas guguran di Gunung Merapi terjadi pada Sabtu (16/1/2021) pukul 04.00 WIB.

Tercatat jarak luncur awan panas guguran sejauh 1,5 km ke arah hulu Kali Krasak. Jarak luncur 1,5 km ini menjadi yang terjauh sejak awan panas guguran pertama terjadi di Gunung Merapi pada 7 Januari 2021.

BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi pada Siaga (Level III). Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km.

Sedangkan untuk lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi, termasuk kegiatan pendakian ke puncak. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/01/19/09130871/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-sejauh-1800-meter-ke-arah-kali-krasak-dan.
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Dony Aprian

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved