Breaking News:

DAHSYAT! Banjir Bandang Terjang Puncak, Warga Ada Yang Kumandangkan Azan, Sebagian Lari Ketakutan

Video banjir bandang di wilayah Puncak ini juga beredar di lini masa media sosial warga Cianjur. Banyak yang mendoakan agar cuaca ekstrem cepat berlal

Istimewa/Tribunjabar.id
Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak membuat Sungai Ciliwung meluap dan menyebabkan banjir bandang di wilayah Tugu Selatan, Kecamatan Tugu, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id/Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak membuat Sungai Ciliwung meluap dan menyebabkan banjir bandang di wilayah Tugu Selatan, Kecamatan Tugu, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021).

Banjir bandang yang terjadi membuat kepanikan warga. Hal tersebut dilihat dari video yang beredar di media sosial mengenai situasi pagi tadi di kawasan Bogor Puncak.

Video banjir bandang di wilayah Puncak ini juga beredar di lini masa media sosial warga Cianjur. Banyak yang mendoakan agar cuaca ekstrem cepat berlalu dan tak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang tersebut.

Baca juga: Kabupaten Cirebon Menjadi Zona Oranye, Bupati Klaim PPKM Sukses Diterapkan di Cirebon

Baca juga: Harga HP Realme Terlengkap Januari 2021: Realme 7, Realme Narzo 20 Pro Hingga Realme X50 Pro 5G

Baca juga: Masitoh Gugat Orangtuanya Rp 3 Miliar ke PN Bandung, Dirinya Meninggal Satu Hari Sebelum Sidang

"Saya dapat video dari rekan, semoga tidak ada korban," ujar Eka Setiawan (40) warga Cianjur yang melihat tayangan kepanikan warga Puncak dalam video.

Banyak juga netizen yang meminta warga di bawah terusan Sungai Ciliwung untuk waspada karena banjir bandang dari arah atas kawasan Gunung Mas Puncak.

Dalam video yang beredar terlihat kepanikan warga berlari ke tempat yang lebih atas, ada yang memakai motor dan ada juga yang bertelanjang kaki sambil berteriak memanggil saudaranya untuk naik ke motor.

Beberapa video lainnya memperlihatkan air bercampur lumpur datang ke halaman sebuah vila dengan beberapa batang kayu gelondongan berwarna keruh bercampur air.

Dari keterangan, ratusan jiwa harus mengungsi akibat adanya banjir bandang ini. (fam)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved