Breaking News:

Kabupaten Cirebon Menjadi Zona Oranye, Bupati Klaim PPKM Sukses Diterapkan di Cirebon

Sebab, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 menurun sejak PPKM diterapkan di Kabupaten Cirebon sepekan terakhir.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kanan) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pelaksanaan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Cirebon diklaim berhasil.

Sebab, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 menurun sejak PPKM diterapkan di Kabupaten Cirebon sepekan terakhir.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menyebut angka kesembuhan pasien Covid-19 selama PPKM juga meningkat.

Menurut dia, dua hal tersebut menjadi indikator dalam keberhasilan PPKM di Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Anak yang Gugat Orangtua Rp 3 Miliar Meninggal Sehari Sebelum Sidang, Sidang Digelar di PN Bandung

Baca juga: Sambil Gendong Anak Ibu Muda Dipukul dan Ditendang Dua Pria Tidak Dikenal Secara Brutal

"Bahkan, status Kabupaten Cirebon sekarang zona oranye," kata Imron Rosyadi saat ditemui usai rapat evaluasi PPKM di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Selasa (19/1/2021).

Ia mengatakan, pekan lalu Pemprov Jabar memutuskan melaksanakan PPKM di Kabupaten Cirebon karena statusnya zona merah Covid-19.

Setelah sepekan PPKM tersebut dilaksanakan, Kabupaten Cirebon tidak lagi menjadi daerah zona merah Covid-19 di Jawa Barat.

Namun, Imron memastikan PPKM di Kabupaten Cirebon tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan, yakni hingga 25 Januari 2021.

"Kabupaten Cirebon masih PPKM sampai pekan depan, meski keberhasilannya sudah terlihat," ujar Imron Rosyadi.

Pihaknya berharap, kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan semakin meningkat saat PPKM dihentikan pada pekan depan.

Dari mulai mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Pasalnya, Imron menyampaikan salah satu cara penyebaran Covid-19 ialah melalui kontak fisik sehingga hal semacam itu harus dihindari.

"Protokol kesehatan ini harus diterapkan setiap saat untuk melindungi diri kita," kata Imron Rosyadi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved