Breaking News:

Pelanggan Kaget Tagihan Listrik Membengkak Jadi Rp 68 Juta Biasa Rp 500.000, PLN Minta Lakukan Ini

pelanggan mengeluhkan membengkaknya tagihan listrik kepada PLN, padahal biasanya dia hanya perlu membayar Rp 500.000

Tribun Bali
Ilustrasi tagihan listrik 

Di sisi lain, Alvin menyarankan pelanggan yang tagihan listriknya membengkak untuk mengadu kepada PLN secara formal.

"Perhatikan penjelasan PLN. Jika terbukti benar, pelanggan wajib bayar. Jika PLN tak mampu buktikan kesalahan pelanggan, keberatan pelanggan harus diterima PLN," kata dia.

Baca juga: Harga HP Samsung Januari 2021: Samsung Galaxy M51 Rp 5,5 Juta, Samsung Galaxy A12 Rp 2,5 Juta

Apabila hal itu tak ditanggapi, lanjut Alvin, pelanggan dapat melaporkan hal tersebut ke Ombudsman RI maupun perwakilan Ombudsman RI di provinsi setempat.

Kronologi Versi Pelanggan dan PLN soal Tagihan Listrik Rp 68 Juta

Sebuah utas di media sosial Twitter viral. Utas yang diunggah pada 15 Januari 2021 itu berbagi cerita soal pengalaman seorang pelanggan PLN yang tagihan listriknya membengkak hingga Rp 68 juta.

Menurut pelanggan berinisial M (31) itu,  tagihan listrik yang diterimanya biasanya Rp 500.000 hingga Rp 700.000 per bulan.

Kompas.com menghubungi pelanggan PLN tersebut dan pihak PLN, Minggu (17/1/2021), untuk mengonfirmasi twit yang viral tersebut.

 Berikut kronologi versi pelanggan dan versi PLN.

Kronologi versi pelanggan PLN M dan keluarganya tinggal di Tangerang sejak Februari 2020.

Kejanggalan tagihan listrik mulai dirasakan pada Oktober 2020, ketika ada tagihan listrik dengan besaran hingga Rp 5 juta.

Halaman
1234
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved