Breaking News:

Longsor Cimanggung

Operasi SAR di Lokasi Longsor Cimanggung Diperpanjang 3 Hari, Sampai Kini 16 Korban Belum Ditemukan

pencarian para korban ini akan terus diupayakan, meskipun banyak kendala seperti cuaca yang tidak menentu, tebalnya material longsor

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa/Kantor SAR Bandung
Tim SAR menemukan tiga korban tertimbun longsor di Perum Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Kamis (14/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Hingga hari ke-7 pencarian, sebanyak 16 korban tertimbun longsor di Perumahan Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, belum ditemukan, Jumat (15/1/2021).

Hingga pukul 21.00 WIB hasil pencarian tim SAR Gabungan terhadap korban longsor masih nihil.  Jumlah korban meninggal dunia masih 24 orang dan jumlah korban dalam pencarian berjumlah 16 orang.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah, mengatakan, sesuai dengan SOP pencarian dan pertolongan, bahwa operasi SAR harus berlangsung selama 7 hari.

Baca juga: Belok Tanpa Lampu Sein, 2 Pemotor di Pangandaran pun Terlibat Tabrakan, Pemotor Teruka Parah

Baca juga: Mbak You Digempur Habis Netizen Pro Jokowi Gara-gara Ramalan Lengser, Mbak You Malah Balik Diramal

Baca juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta Sabtu 16 Januari 2021, Al Berani Mengaku ke Andin yang Sebenarnya?

"Namun karena masih banyaknya korban dan banyaknya permintaan dari keluarga korban pencarian diperpanjang hingga 3 hari kedepan," ujar Deden melalui pesan singkat, Jumat (15/1/2021), malam.

Deden mengatakan, pencarian para korban ini akan terus diupayakan, meskipun banyak kendala seperti cuaca yang tidak menentu, tebalnya material longsor dan potensi longsor susulan yang masih tinggi.

"Karena walau bagaimanapun juga keselamatan tim menjadi yang paling utama, namun kita akan terus memberikan yang terbaik," katanya.

Hingga saat ini, kata Deden, dua unit excavator masih bekerja di lokasi longsor untuk memindahkan material longsor. Rencananya pergerakan akan dihentikan pada pukul 23.00 WIB.

Deden mengatajan, alat yang digunakan pada pencarian hari ke-7 ini yaitu 4 unit Excavator, 7 unit Alkon, peralatan ekstrikasi, peralatan komunikasi, 
peralatan medis dan alat pelindung diri (APD) bagi personel.

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pencarian ini, yaitu Basarnas Bandung, PUPR,  BPBD Pov Jabar dan Sumedang, TNI/Polri, Tim DVI Polda Jabar, PMI Provinsi Jabar, Dinkes Sumedang, Potensi SAR Jawa Barat dan Potensi SAR Jawa Tengah.

"Total kekuatan Personel dari unsur SAR yang sudah terdaftar di posko sejumlah 286 personel," ucap Deden.

Kepala Seksi Sumber Daya Kantor SAR Bandung, Iwan Ramdani, menambahkan, perpanjangan operasi SAR selama tiga hari itu sesuai intruksi dari Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito yang diterima melalui radiogram.

"Kita akan lihat efektivitasnya, dan kita akan berembuk dengan stakeholder, dan Incident Crisis. Nanti akan dirapatkan kembali," kata Iwan.

Bahkan, jika pencarian korban tertimbun longsor setelah tiga hari tak kunjung berhasil, maka akan dilakukan perpanjangan kembali dan hal ini akan dikonsultasikan ke Basarnas pusat.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved