Banjir di Indramayu
Banjir Rob di Pesisir Indramayu Makin Parah Hari Ini, Tinggi Air Sampai 1,5 Meter
Bencana banjir rob yang melanda wilayah pesisir Kabupaten Indramayu pada hari ini menjadi yang terparah, Rabu (13/1/2021).
Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bencana banjir rob yang melanda wilayah pesisir Kabupaten Indramayu pada hari ini menjadi yang terparah, Rabu (13/1/2021).
Diketahui, banjir rob ini sudah melanda pemukiman warga selama 19 hari lamanya secara berturut-turut setiap hari.
Ada tiga desa di Kecamatan Kandanghaur yang terdampak, meliputi Desa Eretan Wetan, Desa Eretan Kulon, dan Desa Kertawinangun.
Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Rob Rendam SDN Eretan Wetan 2 Indramayu, Ada Satu Ruangan yang Tidak Terendam
Baca juga: Ini Kondisi Pasca Banjir di Jalan Raya Cicalengka yang Sempat Lumpuhkan Lalu Lintas, Berlumpur Tebal
Baca juga: Ketua DPRD Indramayu Turut Dipanggil KPK, Jadi Saksi Tersangka ARM Soal Suap Pengaturan Proyek
Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, A Fatah mengatakan, banjir yang terjadi pada hari ini bahkan ada yang mencapai ketinggian 1,5 meter.
"Selama 19 hari banjir, hari ini yang terparah," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
A Fatah menyampaikan, kejadian itu terjadi di Desa Eretan Kulon.
Di sana, sedikitnya ada 40 rumah warga yang terendam sampai sedada orang dewasa tersebut.
BPBD Kabupaten Indramayu pun masih terus memantau kondisi banjir, termasuk mengevakuasi warga yang memerlukan bantuan.
Saat ini, disampaikan A Fatah, banjir rob mulai berangsur surut.
"Sekarang mulai surut, tadi kita hendak mengevakuasi warga, tapi mereka sudah kembali lagi sekarang," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/banjir-rob-bpbd-kabupaten-indramayu-1.jpg)