Breaking News:

Hari ke-2 PSBB Proporsional di Majalengka, Petugas Gabungan Masih Temukan Pelanggar Prokes

Memasuki hari kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, petugas gabungan di Majalengka masih menemukan sejumlah pelanggar

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Operasi yustisi yang digelar oleh petugas gabungan Majalengka di depan Pasar Lawas, Selasa (12/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.cok, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Memasuki hari kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, petugas gabungan di Majalengka masih menemukan sejumlah pelanggar protokol kesehatan.

Para pengendara roda dua maupun empat terpaksa diberhentikan petugas dari TNI-Polri, Dishub, Satpol PP dan BPBD Majalengka yang kedapatan tidak menggunakan masker.

Kegiatan tersebut digelar di depan Pasar Lawas, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Selasa (12/1/2021) dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Bayi Usia 7 Hari Ditinggal Sang Ayah, Korban Jatuhnya Sriwijaya Air: Sempat Video Call Liat Anak

Baca juga: 7 Daerah di Jabar Belum Punya Pusat Isolasi Non-RS bagi Pasien Covid-19, Termasuk di Ciayumajakuning

Kasat Pol PP Majalengka, Iskandar Hadi mengatakan pihaknya menyelenggarakan operasi yustisi ini menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bupati dalam pencegahan penanganan Covid-19.

Yang mana, sesuai juga instruksi dari Kemendagri nomor 1 tahun 2021 tentang PPKM dan Gubernur bahwa Majalengka termasuk ke dalam 20 kota kabupaten yang harus menerapkan PSBB Proporsional.

"Kita respon hari ini, di titik ini (Pasar Lawas) didirikan posko penanganan Covid-19. Posko ini akan berdiri selama penerapan PSBB proporsional dilaksanakan," ujar Iskandar saat ditemui di lokasi, Selasa (12/1/2021).

Dalam penerapan PSBB proporsional ini, jelas dia, pihaknya lebih menekankan lagi operasi yustisi kepada dugaan pelanggar protokol kesehatan.

Nantinya, para pelanggar akan dikenakan sanksi sosial, tingkat ringan, sedang maupun berat.

"Sampai saat ini, seperti diketahui bahwa Perbup nomor 74 maupun Pergub nomor 60, sudah mengatur sanksi, sanksinya ringan, sedang maupun berat. Hanya di Kabupaten Majalengka, kita baru sampai ke tahap sanksi sedang. Kalaupun sanksi berat, kita belum menerapkan denda, hanya penyitaan identitas," ucapnya.

Namun, pihaknya bersyukur, saat ini masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

Sehingga, ketika di lapangan, petugas hanya menemukan pelanggar dengan jumlah yang sedikit.

"Sebenarnya yang melanggar tidak pakai masker itu banyak, tapi hanya sekadar lewat, bukan asli Majalengka. Kalau asli Majalengka, sudah disanksi berupa penyitaan identitas dalam Beberapa hari," jelas dia.

Sementara, dalam operasi yustisi di hari kedua penerapan PSBB Proporsional ini, petugas menemukan 28 pelaku pelanggaran prokes.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved