Breaking News:

Hotel Santika Cirebon Raih Sertifikat CHSE dengan Predikat Memuaskan dari Kemenparekraf RI

sertifikasi CSHE biasanya dilakukan terhadap pelaku usaha pariwisata, destinasi wisata, dan produk pariwisata.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Foto ISTIMEWA
Hotel Santika Cirebon meraih sertifikasi CHSE dengan predikat memuaskan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Hotel Santika Cirebon meraih sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Executive Secretary Hotel Santika Cirebon, Ratna Sari Tanjung, mengatakan, sertifikat tersebut diterima pada awal tahun ini.

Namun, menurut dia, proses audit sertifikasi CHSE dilaksanakan pada akhir November 2020.

Baca juga: Kisah Kolam Renang Pertama di Majalengka, Ternyata Jadi Tempat Mandinya Keluarga Raja

Baca juga: Idham Azis Kini Dalam Masalah Besar, Komnas HAM Tuduh Polisi Hapus CCTV Saat Membunuh Laskar FPI

Baca juga: Gisel Ceroboh karena Berani Mengabadikan Adegan Wik Wik dengan Nobu, Nikita Mirzani Beri Tanggapan

"Sertifikat CHSE baru kami terima bulan ini," kata Ratna Sari Tanjung saat ditemui di Hotel Santika Cirebon, Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Sabtu (9/1/2021).

Ia mengatakan, sertifikasi CSHE biasanya dilakukan terhadap pelaku usaha pariwisata, destinasi wisata, dan produk pariwisata.

Sertifikat tersebut untuk memberi jaminan kepada wisatawan mengenai pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lngkungan.

Karenanya, pihak yang telah mendapatkan sertifikat CHSE dipastikan telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Kami mendapatkan sertifikasi CHSE dengan predikat memuaskan," ujar Ratna Sari Tanjung.

Pihaknya pun bersyukur memenuhi standar indikator CHSE yang ditetapkan pemerintah melalui Kemenparekraf RI.

Sertifikat CHSE yang didapatkan Hotel Santika Cirebon nomor IL.04.02/2219/M-K/2020 yang berlaku hingga 23 November 2021.

Ratna menyampaikan, sertifikasi itu diberikan gratis melalui proses audit yang sudah diselaraskan dengan berbagai macam organisasi pariwisata dunia.

Dari mulai UNWTO, TTCI, dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Bahkan, masyarakat juga bisa ikut andil dalam pengawasan penerapan standar CHSE secara langsung melalui situs chse.kemenparekraf.go.id.

"Sertifikasi CHSE ini penting dimiliki oleh pelaku usaha pariwisata untuk memulihkan kepercayaan wisatawan," kata Ratna Sari Tanjung.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved