Breaking News:

BREAKING NEWS, ABK Asal Majalengka Jadi Korban Tenggelamnya Kapal di Korsel, Keluarga Menanti Kabar

Seorang Anak Buah Kapal ( ABK) asal Kabupaten Majalengka, berinisial IHP menjadi korban dalam kecelakaan tenggelamnya kapal di Korea Selatan

Tribuncirebon.com/ Eki Yulianto
Suasana kedatangan SPPI dan PT Palomas Sejati sebagai lembaga yang memberangkatkan ABK asal Majalengka di rumah keluarga korban di Blok Cibasale, RT.01/12, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Kamis (7/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Seorang Anak Buah Kapal ( ABK) asal Kabupaten Majalengka, berinisial IHP menjadi korban dalam kecelakaan tenggelamnya kapal di Korea Selatan.

Informasi yang dihimpun, ada tiga ABK yang berasal dari Indonesia yang menjadi korban di kapal penangkap ikan '32 Myongminho'.

Informasi itu diperkuat dengan hadirnya perwakilan dari Serikat Pekerja Perikanan Indonesia (SPPI) dan PT Palomas Sejati sebagai lembaga resmi yang memberangkatkan ABK asal Majalengka tersebut.

Perwakilan SPPI dan PT Palomas Sejati, itu datang menemui keluarga korban di rumahnya, Blok Cibasale, RT.01/12, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan/Kabupaten Majalengka.

Baca juga: 14 Tahun Tanpa Kedua Tangan, Pemuda Asal Indramayu Ini Akhirnya Diberi Bantuan Tangan Palsu

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Kuningan, Jumlah Pasien Positif Corona Meninggal Terus Bertambah

Baca juga: Sholawat Nariyah Sering Didendangkan Ustaz Jefri Al Buchori, Dibaca 300 Kali Agar Hajat Dikabulkan

Perwakilan PT Palomas Sejati, Nurhidin mengatakan pihak sengaja datang ke rumah keluarga ABK asal Majalengka sebagai perwakilan dari Menteri Luar Negeri untuk menyampaikan kondisi terkini proses pencarian.

Yang mana, proses pencarian sendiri sudah dilakukan sejak informasi tenggelamnya kapal pada 29 Desember 2020 lalu.

"Jadi sejak pencarian dimulai pada 29 Desember 2020 lalu itu ada 1.000 personel yang diterjunkan oleh Perdana Menteri Korea. Sementara, kru di kapal tersebut berisi 7 orang yang mana tiganya berasal dari Indonesia," ujar Nurhidin saat ditemui di rumah keluarga ABK asal Majalengka, Kamis (7/1/2021).

Dari tiga ABK asal Indonesia tersebut, jelas dia, semuanya hingga kini belum ditemukan.

Sembari menunggu update terkini, pihaknya menyambangi rumah korban.

Halaman
123
Penulis: Eki Yulianto
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved