Breaking News:

Pemuda Asal Garut Ini Hanya Bisa Berbaring, Awalnya Cuma Sariawan Ternyata Derita Penyakit Mematikan

Pada awalnya Asep hanya menderita sariawan biasa di lidah bagian kiri. Namun tidak kunjung membaik.

Istimewa
Asep Rahayu (22) kini terbaring lemah tidak berdaya saat dokter menyatakan dirinya memiliki penyaki mematikan 

Inilah yang membedakan sariawan dengan gejala awal kanker lidah.

Terkadang gejala kanker lidah ini juga dibarengi dengan rasa sakit pada tenggorokan ketika digunakan untuk menelan makanan.

Lama kelamaan lidah dan mulut mengalami mati rasa.

Terjadi perubahan pada suara, lidah menjadi sulit bergerak, dan pasien terkadang juga mengalami kesulitan membuka mulut.

Beberapa pasien yang mengalami kanker lidah terkadang juga mengalami sakit pada bagian telinga. Selain itu juga terdapat benjolan pada bagian belakang tenggorokan.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Dilansir doktersehat.com, solusi mencegah penyakit mematikan ini adalah dengan rajin menyikat gigi.

Mengapa? Penyakit sariawan sering disebut penyakit ringan.

Maka, tidak jarang, orang malas mengobatinya karena lama kelamaan akan hilang sendirinya.

Walaupun dikatakan ringan, sariawan begitu menganggu saat makan.

Baca juga: Cek Penerima Bansos Tunai Rp 300 Ribu dari Kemensos di dtks.kemensos.go.id, Tinggal Cocokkan NIK

Bibir terasa perih, makanan tak enak, bahkan badan meriang.

Dalam bahasa kedokteran, sariawan disebut peradangan atau luka di daerah mukosa (daerah lunak di dalam rongga mulut) seperti permukaan dalam bibir, dalam pipi, gusi, lidah, dan daerah langit-langit.

Menurut drg. Nyoman Suardiasa sariawan dapat berupa luka yang kecil sampai dengan diameternya lebih besar. Ia menyebutkan ada banyak pencetus sariawan, trauma atau luka akibat tergigit, atau gigi palsu yang tidak pas.

Pencetus lain, alergi makanan seperti penyedap makanan dan alergi pemakaian obat-obatan gigi. Ketidakseimbangan hormon pun bisa berpengaruh misalnya gangguan menjelang menstruasi.

Bahkan, stres juga bisa jadi pemicunya.

Penyuka burung perkutut dan kucing ini mengatakan, beberapa orang malah mendiamkan sariawan itu, dan akan sembuh sendiri.

Namun, waktu sembuhnya akan lama.

Baca juga: Bocah 12 Tahun di Bontang Utara Duel dengan Buaya yang Menerkamnya, Alami Luka di Paha Tapi Selamat

Untuk pengobatan sariawan, biasanya dokter memberikan obat salep yang bisa dioleskan di daerah sariawan.

Berkumur dengan obat kumur antiseptik juga cukup membantu mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa sakit.

Adapun obat kumur fungsinya untuk membunuh kuman di mulut.

Kalau sariawannya berat apalagi sampai badan meriang mungkin perlu minum antibiotik, katanya.

Ia juga menyarankan minum air putih secukupnya, mengonsumsi vitamin C, dan banyak makan sayur dan buah-buahan.

Dengan menjaga kebersihan rongga mulut dan rajin menggosok gigi dua kali sehari dan setelah makan, sariawan dapat dihindari.

Jangan lupa banyak makan sayur dan buah-buahan, saran dokter gigi Pop Medica Clinic ini.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved