Breaking News:

Lari Terbirit-birit, Satu per Satu Anak Punk di RTH Jatibarang Indramayu Diamankan Petugas Gabungan

Satu per satu anak punk yang suka berkeliaran di wilayah Ruang Terbuka Hijau ( RTH) Jatibarang Indramayu ditangkap petugas gabungan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Anak- anak punk saat berhamburan lari di RTH Jatibarang Indramayu, Jumat (1/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Satu per satu anak punk yang suka berkeliaran di wilayah Ruang Terbuka Hijau ( RTH) Jatibarang Indramayu ditangkap petugas gabungan.

Petugas yang terdiri dari anggota TNI-Polri, Satpol PP, serta Satgas Covid-19 Kecamatan Jatibarang awalnya menyisir sejumlah sudut RTH Jatibarang.

Di sana didapati banyak anak punk yang sedang nongkrong.

Baca juga: Aktivitas Warga di RTH Jatibarang Indramayu Dibatasi, Mulai Awal Tahun 2021 Ini, Berikut Batasannya

Baca juga: KABAR DUKA Awal Tahun Baru 2021, Perahu Terbalik di Waduk Cirata, Lima Orang Hilang

Baca juga: USAI Kades Bicara Soal Rumah Warga Diserang Desa Tetangga, Kini Giliran Bupati Kuningan Menanggapi

Pantauan Tribuncirebon.com, para anak punk itu berpencar dan melarikan diri melewati sudut-sudut gang rumah warga untuk mengelabui razia petugas.

Danramil 1604/Jatibarang, Kapten Kav Sugiyanto mengatakan, sedikitnya ada 6 anak punk yang berhasil diamankan dalam razia tersebut.

"Kita dari kemarin-kemarin hari sampai dengan sekarang, kita usahakan untuk wilayah RTH Jatibarang ini kita sterilkan dari anak-anak punk tersebut," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (1/1/2020).

Kapten Kav Sugiyanto menyampaikan, keberadaan anak-anak punk ini banyak dikeluhkan masyarakat.

Pasalnya, mereka menjadikan RTH Jatibarang ini sebagai tempat tinggal dan jarang pulang ke rumah.

Orang tua mereka pun banyak yang menanyakan keberadaan anaknya ke pengurus RTH Jatibarang.

Pada kesempatan itu, petugas melakukan pendataan terhadap para anak punk yang tertangkap.

Mereka juga diberi imbauan dan langsung menyuruhnya pulang.

Namun, jika nanti tertangkap kembali, pihaknya tidak akan segan melakukan tindakan tegas.

"Jadi kita berusaha bersama pihak kepolisian untuk melaksanakan pembubaran anak anak ini supaya kembali ke rumah masing-masing," ujar dia.

Baca juga: 5 Rumah Warganya Hancur, Kades Cikeusal Angkat Bicara, Sebenarnya Bukan 5 Tapi Banyak Rumah

Baca juga: Komplotan Preman di Indramayu Paksa Korban Serahkan Kunci Mobil, Terkait Proyek? Polisi Pun Bereaksi

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved