Breaking News:

Satnarkoba Polresta Cirebon Berhasil Ungkap Puluhan Kasus Narkoba, Puluhan Tersangka Dibekuk

Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 23 kasus peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, beserta jajarannya saat menunjukkan sejumlah barang bukti pengungkapan kasus narkoba dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (21/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 23 kasus peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Cirebon.

Dari kasus-kasus itu, petugas berhasil membekuk puluhan tersangka.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, seluruh kasus tersebut berhasil diungkap dalam kurun Oktober - Desember 2020.

Baca juga: Video Laka Lantas Menyebutkan Lokasi di Cibingbin Kuningan, Angkot Ini Jadi Jawabannya

Baca juga: Mulai Besok, Daop 3 Cirebon Berlakukan Syarat Rapid Test Antigen untuk Naik Kereta Api Jarak Jauh

Menurutnya, jumlah tersangka yang berhasil diringkus mencapai 28 orang.

"Selama tiga bulan terakhir Satnarkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 23 kasus dan mengamankan 28 tersangka," kata M Syahduddi, saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (21/12/2020).

Ia mengatakan, kasus-kasus tersebut terdiri dari 10 kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dan 12 kasus peredaran obat keras golongan G tanpa izin resmi.

Sementara 13 tersangka yang diamankan terlibat kasus sabu-sabu dan 15 tersangka lainnya terkait kasus peredaran obat keras golongan G.

Baca juga: Diva Tarling Pantura Dian Anic Gagal Tampil di Hajatan, Pentas Tiba-tiba Dihentikan Karena Prokes

Baca juga: Seorang Dokter Bocorkan Cara Sembuh dari Gejala Covid-19, Tanpa Harus Dirawat di Rumah Sakit

Adapun jumlah barang bukti yang berhasil diamankan, yakni, 6,88 gram sabu-sabu, dan 38.041 butir obat keras golongan G.

"Terdiri dari 14.781 butir Dextro, 15.356 butir Trihexiphenidyl, 6.939 butir Tramadol, serta 965 butir Eximer," ujar M Syahduddi.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti lainnya, yakni sejumlah uang tunai, handphone, dan lainnya.

Seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Syahduddi menyampaikan, dari 23 kasus itu, 13 kasus di antaranya merupakan pengedar, dan 10 kasus terkait pengguna narkoba.

Baca juga: Penumpang KA Jarak Jauh Harus Rapid Test Antigen Mulai Besok, Anak di Bawah 12 Tahun Tak Diwajibkan

Profesi para tersangka juga berbeda-beda, dari mulai karyawan swasta, petani, mahasiswa, pengangguran, dan lainnya.

"Para tersangka dijerat Pasal 196 juncto Pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara serta denda paling banyak Rp 1,5 miliar," kata M Syahduddi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved