Breaking News:

Virus Corona Indramayu

Ruang Isolasi Penuh, Pemkab Indramayu Rencanakan Sewa Hotel Untuk Pusat Isolasi Baru

Sebelumnya, Deden Bonni Koswara mengakui ruang isolasi sebanyak 169 bed di seluruh rumah sakit di Kabupaten Indramayu penuh.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ruang Isolasi di RSUD Indramayu, Selasa (28/1/2020). Ruang Isolasi Penuh, Pemkab Indramayu Rencanakan Sewa Hotel Untuk Pusat Isolasi Baru. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemkab Indramayu berencana menambah pusat isolasi baru dengan menyewa salah satu hotel.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, rencana tersebut menyikapi ruang isolasi di seluruh rumah sakit di Kabupaten Indramayu terisi penuh.

"Kita juga sudah ajukan di salah satu hotel untuk dijadikan pusat isolasi, kami juga sudah melakukan survei di hotel tersebut," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (17/12/2020).

Pengajuan tersebut pun sudah disampaikan kepada Satgas Provinsi Jawa Barat.

Kendati demikian, pihaknya masih menunggu untuk persetujuan rencana tersebut.

Pasalnya, harus dilakukan terlebih dahulu survei oleh Satgas Provinsi Jawa Barat.

"Memang hotel tersebut belum disurvei oleh Dinas Kesehatan Provinsi, nanti kami masih menunggu," ucapnya.

Sebelumnya, Deden Bonni Koswara mengakui ruang isolasi sebanyak 169 bed di seluruh rumah sakit di Kabupaten Indramayu penuh.

Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat untuk pembukaan pusat isolasi baru di Gedung Wisma Haji Indramayu sebanyak 50 bed.

"Dan ini juga sudah dilakukan peninjauan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Nanti, kita laksanakan mudah-mudahan di minggu depan atau minggu ini," ujar dia.

Sampai Rabu 16 Desember 2020, diketahui total kasus Covid-19 di Kabupaten Indramayu sudah mencapai 1.536 orang.

Sebanyak 1.159 orang di antaranya bahkan masih menjalani perawatan baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah.

"Sedangkan pasien sembuh ada 314 orang dan meninggal 63 orang," ucapnya.

Baca juga: Sebanyak 600 Orang Tewas dalam Kecelakaan Kereta di Korea Utara, Korsel Dituding Jadi Penyebabnya

Baca juga: Kalah Taruhan Suami Paksa Istri untuk Dirudapaksa Teman-temannya, Menolak Langsung Disiram Air Asam

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved