Pilkada Pangandaran 2020
Hasil Pilkada Pangandaran 2020 Berdasar Quick Count Beda Tipis, Dua Pasangan Calon Klaim Kemenangan
Dua paslon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran antara Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan dan paslon Adang Hadari-Supratman saling klaim menang
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran antara Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan dan pasangan calon Adang Hadari-Supratman saling mengklaim kemenangan dari hasil hitung cepat atau quick count internal.
Dalam quick count pasangan Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan melalui Lingakaran Survei Indonesia (LSI) mereka meraih suara 51.76 persen dan pasangan calon Adang Hadari-Supratman meraih suara 48.24 persen dari jumlah suara yang masuk 100 persen.
Ketua Tim Pemenangan Adang Hadari-Supratman, M Taufiq Martin, mengatakan, setelah penghitungan suara, Badan Pemenang Pemilu (Bappilu) Golkar Jabar juga melakukan perhitungan cepat pada Pilkada Pangandaran ini.
Baca juga: Miris, Media Asing Sebut Indonesia Jadi yang Terdepan di Dunia Soal Korupsi Terkait Virus Corona
Baca juga: Daniel Mutaqien Telepon Nina Agustina Berikan Ucapan Selamat atas Kemenangan di Pilkada Indramayu
Baca juga: Hasil Hitung Suara Pilkada Indramayu 2020 Sampai Pukul 16.30, Nina-Lucky Hakim Unggul Sementara
Baca juga: PROFIL Nina Agustina Dai Bachtiar Calon Bupati Indramayu yang Unggul Hasil Hitung Cepat 37,45 %
"Hasil hitung cepat 51,84 persen untuk Aman (Adang Hadari-Supratman dan Juara (Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan) meraih suara 47,44 persen, jadi kita menang," ujarnya saat dihubungi, Rabu (9/12/2020).
Sementara saat disinggung terkait hasil quick count dari LSI yang menyebutkan bahwa pasangan Jeje-Ujang menang, menurut dia hal itu tidak jadi masalah dan bisa disebut wajar.
"Wajar-wajar saja mereka mengklaim seperti itu, sementara kita kan independen (quick count). Dari DPP Golkar juga sudah melakukan survei dan hasil yang sama. Jadi hasilnya sama angkanya segitu," kata Taufik.
Sementara Jeje mengatakan, dari hasil quick count itu, pihaknya menang di enam kecamatan dari total 10 kecamatan di Kabupaten Pangandaran, yakni Kecamatan Langkap Lancar, Sidomulih, Pangandaran, Kalipucang, Mangunjaya dan Padaherang.
"Ini hasil kami dari konsolidasi, dan meyakinkan masyarakat. Pemetaan suaranya luar biasa," katanya.
Ia mengatakan, kemenangan ini tak terlepas dari banyaknya strategi yang dimainkan, sehingga pihaknya akan merealisasikan janji kepada masyarakat yang sudah disampaikan selama ini.
"Apa yang saya janjikan, apa yang sudah menjadi komitmen saya dengan masyarakat, Insya Allah akan laksanakan sebaik-baiknya," kata Jeje.
Diberitakan sebelumnya, Hasil hitung cepat atau quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI) untuk Pilkada Pangandaran 2020, untuk sementara ini pasangan calon nomor urut satu, Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan unggul.
Berdasarkan pantauan Tribun Jabar dari laman resmi LSI pada pukul 14.36, Jeje mendapat suara 51.27 persen, sedangkan pasangan nomor urut dua, Adang Hadari-Supratman mendapat suara 48.73 persen.
Sementara berdasarkan data yang diterima Tribun Jabar dari Anggota KPPS di TPS tempat Jeje menyalurkan hak suaranya, dia juga unggul dengan jumlah 318 suara dan pasangan Adang-Supratman hanya mendapat suara 84 suara.
Baca juga: Update Harga Vivo Desember 2020, Mulai Rp 1 Jutaan Vivo Y12, Y11, Y51, V19, Vivo V20, dan Vivo X50
Baca juga: Update Harga Realme Desember 2020, Realme Narzo 20, Realme 7, Realme C17, C15, C12 dan Realme C11
Baca juga: Zodiak Cinta Besok, Kamis 10 Desember 2020: Aries Pasanganmu Selingkuh, Pisces Akan Dilamar Kekasih
Bahkan, di TPS tempat Adang menyalurkan hak suaranya, pasangan Jeje-Ujang juga tetap unggul dengan jumlah suara 255, sementara pasangan Adang-Supratman hanya mendapat suara 138 suara.
Sebelumnya, Jeje memang optimis bakal menang dan bakal kembali menjadi Bupati Pangandaran, karena dirinya sebagai bupati petahana yang semua programnya sudah dirasakan betul oleh masyarakat.
"Insya Allah menang, saya kan petahana. Rakyat sudah menyaksikan dan merasakan betul apa yang dibangun di Kabupaten Pangandaran," kata Jeje.
Sementara Adang Hadari mengaku tidak memiliki target angka kemenangan pada pelaksanaan Pilkada 2020 ini.
Kendati demikian, dia optimis bakal menang dan Adang juga menginginkan masyarakat Pangandaran kembali bersatu setelah pelaksanaan Pilkada 2020 ini meskipun berbeda pilihan.
"Saya tidak punya target angka kemenangan, yang jelas saya optimis menang," ujarnya saat ditemui seusai menyalurkan hak suaranya.
LSI Terverifikasi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran telah telah melakukan verifikasi lembaga survei yang mendaftar ke KPU untuk mengikuti perhitungan cepat (quick count) pada Pilkada Pangandaran 2020.
Sejauh ini, KPU Pangandaran hanya menerima satu lembaga survei untuk keperluan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran ini, yakni Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang sudah dipastikan terverifikasi.
Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin mengatakan, terkait penerimaan lembaga survei ini, ketentuannya sudah tertuang di dalam Peraturan KPU (PKPU) nomor 8 tentang sosialisasi dan pendidikan pemilih.
Baca juga: Pernah Tugas di Kopassus, Terbaik Jasmani Dikreg Seskoad, Ini Riwayat Dandim 0615/Kuningan
Baca juga: Bintang Persib Bandung Ini Diincar Klub Luar Negeri, Persib Bandung Siap Lepas Asal Harga Memuaskan
Baca juga: Kabar Duka, Superhero Citarum Kolonel Is Priyadi Meninggal Dunia, Letjen Doni Monardo Kenang Jasanya
"Menyangkut lembaga survei ini harus didaftarkan di KPU. Hari ini KPU Pangandaran hanya menerima satu lembaga survei, yaitu dari Citra Komunikasi LSI," ujar Muhatdin saat ditemui di Pangandaran, Jumat (4/12/2020).
Muhtadin mengatakan, dalam penerimaan LSI sebagai satu-satunya lembaga survei untuk Pilkada Pangandaran ini sudah dilakukan verifikasi mengenai keabsahan izin, badan hukum, dan ketentuan administratif dalam pendaftaran lembaga survei.
"Setelah itu, akan diberikan sertifikat bahwa sudah terdaftar di KPU Pangandaran," kata Muhtadin.
Lembaga survei LSI itu, kata Muhtadin, sudah menyerahkan berkas permohonan untuk terdaftar di KPU Pangandaran pada 6 November 2020 yang lalu.
"Jadi, yang daftar baru satu, tapi kalau pemantau ada tiga," ucapnya.
Muhtadin memastikan, hingga saat ini belum ada lagi lembaga survei selain LSI, yang mengajukan untuk mengikuti perhitungan cepat pada Pilkada Pangandaran 2020.
"Sejauh ini belum ada lagi, baru LSI yang mendaftar," ujar Muhtadin.
Simulasi
Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pilkada Pangandaran pada 9 Desember 2020 mendatang bakal dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, mengatakan, penyemprotan tersebut akan meliputi semua alat pencoblosan seperti kotak suara dan tentunya seluruh area TPS.
"TPS akan dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala, sebelum pelaksanaan pencoblosan atau sebelum TPS dibuka, kemudian 2 jam setelah itu disemprot lagi," ujarnya kepada Tribun Jabar di Pangandaran, Jumat (4/12/2020).
Pada pilkada Pangandaran 2020 ini, ada 800 TPS yang tersebar di 93 desa dan 10 kecamatan di wilayah kerja KPU Kabupaten Pangandaran dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 320.008 pemilih.
"Secara berkala seluruh lokasi TPS akan disemprot disinfektan, termasuk semua alat coblos, kecuali surat suara," kata Muhtadin.
Ia mengatakan, selain itu ada 12 hal baru yang dianggap sebagai bagian dari protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona saat hari pemungutan suara pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran tersebut.
"Di antaranya, pembatasan jumlah pemilih (datang ke TPS) dan mereka saat di TPS diberi waktu khusus atau dijadwalkan," ucapnya.
Selain itu, kata dia, di setiap TPS juga nantinya bakal disediakan hand sanitizer, tempat cuci tangan, masker, dan yang paling utama penyemprotan disinfektan di seluruh area TPS dan alat coblos.
Coblosan dan Hitung Cepat 9 Desember 2020
Pemilihan kepala daerah atau Pilkada Kabupaten Pangandaran 2020 dilakukan pada Rabu 9 Desember 2020.
Pada hari itu akan diketahui hasil Pilkada Pangandaran 2020, versi quick count atau hitung cepat sementara.
Siapa juara versi quick count Pilkada Pangandaran 2020 atau hitung cepat sementara akan segera diketahui.
Namun untuk keputusan akhir pasangan yang terlipih dalam Pilkada Pangandaran 2020, acuannya adalah hitung resmi KPU Bandung.
Sebagai informasi, Pilkada Pangandaran 2020 diikuti dua pasangan calon bupati.
Pasangan nomor urut 1, Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan.
Pasangan nomor urut 2, Adang Hadari-Supratman.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/pemungutan-dan-penghitungan-suara.jpg)