Breaking News:

VIDEO - Beredar Video Warga Minta Tolong ke Bupati Kuningan Perbaiki Jalan Rusak

Lihat pak, apakah bapak akan tega akan berdiam diri saja duduk di singgasana bapak, tolonglah pak ya,

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Memasuki musim penghujan membuat sejumlah jalan kabupaten alias jalan penghubung desa rusak parah. Keluhan warga pun disalurkan melalui beredarnya video warga yang meminta hak untuk perbaikan fasilitas umum kepada pemerintah Kabupaten Kuningan.

Demikian kutipan dalam video warga beredar berdurasi 29 detik tersebut.

“Tolong perhatikan ya pak, karena bagaimana pun dulu ketika bapak ingin mencalon bupati, bapak itu bapak datang meminta masyarakat Rambatan dan kami sekarang kami minta hak kami bukan untuk pribadi tapi untuk jalan.

Baca juga: Ada Peserta Indonesian Idol Mirip Ashanty, Dia Nyanyi di Babak Eliminasi, Anang Auto Bereaksi

Baca juga: Pernah Tugas di Kopassus, Terbaik Jasmani Dikreg Seskoad, Ini Riwayat Dandim 0615/Kuningan

Baca juga: Bintang Persib Bandung Ini Diincar Klub Luar Negeri, Persib Bandung Siap Lepas Asal Harga Memuaskan

Lihat pak, apakah bapak akan tega akan berdiam diri saja duduk di singgasana bapak, tolonglah pak ya, tolong di pertimbangankan pak saya masyarakat dari Desa Rambatan Kecamatan Ciniru,” ungkap warga dalam video tersebut, Sabtu 95/12/2020).

Tono warga setempat menyebutkan, jalan yang rusak itu merupakan akses yang menghubungkan antara Desa Ciniru dan Desa Longkewang.

“Iya Kang, jalan desa belum pernah kena perbaikan dan sekarang kondisinya bisa dilihat dalam video beredar tersebut,” ujar Tono saat dihubungi ponselnya.

Hal serupa juga disampaikan orang nomor satu Desa Cipedas, Rusdiana saat menyampaikan kepada wartawan bahwa kondisi jalan desa juga mengalami kerusakan.

“Ini bukan akibat dari drainase atau sistem saluran air tak baik. Namun, emang dari beberapa tahun sebelumnya itu tak pernah digarap pemerintah,” kata Kades Cipedes, Kecamatan Ciniru yang juga mantan Anggota DPRD Kuningan dari Fraksi Golkar.

Menyinggung soal kerusakan jalan di desa, kata dia, ada sekitar 2.5 kilometer lebih jalan rusak.

“Ini jelas mengkhawatirkan para pengguna jalan, apalagi jalan desa kami ini akses penghubung ke wilayah Desa Cipakem, Kecamatan Maleber,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah bisa peka dalam memenuhi hajat masyarakat melalui perbaikan fasilitas umum dan sosial yang ada di daerah. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved