Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Kuningan Nyaris Penuh, Dinkes Minta RS Swasta Siapkan Ruang Isolasi

semakin penuhnya ruang isolasi di tiga Rumah Sakit Pemerintah, pihaknya meminta rumah sakit swasta untuk bersedia jadi tempat isolasi pasien covid-19.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
RS Citra Ibu Kuningan akhirnya dibeli Pemkab Kuningan senilai Rp 7,3 miliar untuk dijadikan sebagai tempat isolasi dan penanganan pasien Covid-19. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN -  Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kuningan, setiap harinya mengalami peningkatan dan berakibat terhadap keterisian tempat isolasi pasien yang tersedia saat ini hampir penuh.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan pun meminta rumah sakit swasta menyiapkan ruangan untuk tempat isolasi.

“Ada tiga tempat isolasi yang sudah disiapkan Pemkab Kuningan, yaitu RSUD 45 Kuningan, RS Citra Ibu dan RSUD Linggajati dengan kapasitas masing-masing berbeda,” ungkap Direktur RSUD 45 Kuningan Deki Saefullah saat menyampaikan kepada wartawan, Jum’at (4/12/2020).

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Bakal Diperiksa Polda Jabar Pada 10 Desember 2020, Diminta Tak Membawa Massa

Baca juga: Dituding Picu Kerumunan, PKL di Jalan Dipati Ukur Disikat Gugus Tugas Covid-19, Ditutup Pukul 18.00

Baca juga: Taktik Operasi Jenius Soeharto: Sembunyikan Presiden Kamboja dari Komunis Hingga Kirim Ribuan AK-47

Sebanyak dua tempat yang disiapkan untuk mengisolasi pasien positif Covid-19, yaitu di RSUD 45 Kuningan dan eks RS Citra Ibu.

“Kedua lembaga medis itu masih satu manajemen dan tepusat di RSUD 45, kemudian untuk ruang isolasi di RSUD 45 ada 34 tempat tidur dan untuk eks RS Citra Ibu kita sediakan 40 tempat tidur hingga dimaksimalkan bisa sebanyak 50  bed,"  ungkap Deki lagi.

Deki mengaku bahwa ruang isolasi di RSUD 45 Kuningan saat ini sudah terisi penuh. “Kalau untuk eks RS Citra Ibu tersisa 9 tempat tidur dan terisi sebanyak 31 pasien positif," katanya.

Sementara itu secara terpisah, Direktur RSUD Linggajati Edi Martono mengatakan bahwa mnajemen  menyediakan sebanyak 25 tempat tidur bagi pasien Covid-19.

“Untuk saat ini, kapasitas untuk pasien hasil swab positif 10 tempat tidur kemudian untuk pasien yang masih menunggu hasil atau screening ada 15 tempat tidur dan tersisa tinggal dua bed," katanya. 

Ditemui terpisah, Kepala Bidang P2P Dinkes Kabupaten Kuningan dr Denny Mustafa menyebutkan dengan semakin penuhnya ruang isolasi di tiga Rumah Sakit Pemerintah, pihaknya meminta rumah sakit swasta untuk bersedia jadi tempat isolasi pasien covid-19.

Namun, kata Deni, rumah sakit swasta dalam menyediakan sarana sesuai dengan standar yang ditentukan.

“Iya informasinya rumah sakit swasta sudah menyiapkan, cuma belum terstandar dan kami inginnya standar serta BPJS juga meminta ada syarat untuk bisa mengklaim," ungkap Denny.

Denny mengatakan, dari sekian banyak lembaga medis swasta di Kuningan,  yang paling siap itu Permata karena rumah sakit baru dan tidak ada pasien.

Terlebih, kata Denny, manajemennya itu merencanakan menyediakan ruang isolasi sehingga bisa membantu penanganan covid-19.

“Kemudian selain RS Permata, ada Rumah Sakit Juanda dan Rumah Sakit Wijaya," kata Denny.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved