Prabowo Marah Besar Sebut Edhy Prabowo Anak yang Dipungut dari Selokan, 'Saya Sudah Mewanti-wanti'

Prabowo bahkan menyekolahkan Edhy dan turut mengajak Edhy saat mengasingkan diri ke Yordania, tak lama setelah Presiden Suharto lengser akibat reforma

Editor: Machmud Mubarok
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto sampai menyebut Edhy Prabowo anak yang dipungut dari selokan saking marahnya kepada Menteri Kelautan dan Perikanan itu.. Foto diambil saat Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo keluar dari dalam kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019) sore. 

TRIBUNCIREBON.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan, Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto sampai menyebut Edhy Prabowo anak yang dipungut dari selokan saking marahnya kepada Menteri Kelautan dan Perikanan itu.

Hal itu diungkapkan Hashim dalam konferensi pers di sebuah kafe di Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).

“Dia (Prabowo) bilang ke saya, dia sangat kecewa dengan anak yang dia angkat dari selokan 25 tahun lalu,” kata Hashim sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Jumat.

Baca juga: Kata-kata Terakhir Tien Soeharto Ini Sempat Diabaikan, Malah Terbukti 2 Tahun Kemudian, Apa Katanya?

Baca juga: Dear Papa Teddy, Putri Delina Sering Lho Belikan Susu dan Popok untuk Bintang, Sule heran pada Teddy

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Mau Diperiksa Senin, Kalau Ada Simpatisan yang mengawal, Bakal Disikat Polisi

Hashim bilang sang kakak marah besar dan merasa dikhianati Edhy. Padahal, Prabowo yang sejak awal menampung dan membiayai hidup Edhy begitu Edhy tak lagi berdinas di TNI.

Prabowo bahkan menyekolahkan Edhy dan turut mengajak Edhy saat mengasingkan diri ke Yordania, tak lama setelah Presiden Suharto lengser akibat reformasi 1998.

Hashim mengatakan, sejatinya ia pun telah mengingatkan Edhy untuk membuka izin ekspor benih lobster seluas-luasnya kepada para pengusaha.

“Tahun lalu saya bilang berapa kali saya wanti-wanti saya usulkan berikan izin sebanyak-banyaknya. Saksi hidup banyak di belakang saya," kata Hashim.

"Saya bilang, 'Ed (Edhy Prabowo) buka saja sampai 100 karena Prabowo tidak mau monopoli dan saya tidak suka monopoli dan Partai Gerindra tidak suka monopoli'," ujar adik kandung Prabowo itu.

Adapun Edhy Prabowo dalam kasus tersebut diduga menerima uang hasil suap terkait izin ekspor benih lobster senilai Rp 3,4 miliar melalui PT Aero Citra Kargo (PT ACK) dan 100.000 dollar AS dari Direktur PT Dua Putra Perkasa (PT DPP) Suharjito.

PT ACK diduga menerima uang dari beberapa perusahaan eksportir benih lobster karena ekspor hanya dapat dilakukan melalui perusahaan tersebut dengan biaya angkut Rp 1.800 per ekor.

Uang tersebut salah satunya dari PT DPP yang mentransfer uang Rp 731.573.564 agar memperoleh penetapan kegiatan ekspor benih lobster.

Minta Maaf

Kata maaf keluar dari mulut Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, seusai ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Edhy Prabowo ditetapkan menjadi tersangka bersama enam orang lainnya karena terjerat dugaan korupsi ekspor benur atau benih lobster. 

Menteri KKP itu mengucapkan permohonan lewat media.

Mengejutkannya, ucapan permohonan maaf Edhy Prabowo mendapat tanggapan positif dari warganet.  

Ini ucapan permintaan maaf Edhy Prabowo:  

Pertama saya minta maaf kepada bapak presiden, saya sudah mengkhianati kepercayaan beliau kepada saya, minta maaf kepada Pak Prabowo Subianto, guru saya, mentor, yang sudah mengajarkan banyak hal.

Saya mohon maaf kepada ibu saya yang saya yakin hari ini nonton tivi.

Saya mohon dalam usianya yang sudah sepuh ini beliau tetap kuat.

Saya masih kuat, dan saya akan bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi.

Saya juga mohon maaf terhadap seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kelautan dan perikanan yang mungkin banyak yang terkhianati.

Seolah-olah saya pencitraan di depan umum, itu tidak, itu semangat. Ini adalah kecelakaan yang terjadi dan saya bertanggung jawab terhadap ini semua.

Saya tidak lari, dan saya akan beberkan apa yang saya lakukan. Dan ini tanggung jawab penuh saya kepada dunia dan akhirat.

Dan terima kasih kepada temen-temen media yang sabar. Saya akan jalani pemeriksaan ini, insya Allah dengan tetap sehat.

Mohon doa dari temen-temen. Ini saja, saya juga mohon maaf terhadap seluruh keluarga besar partai saya.

Saya dengan ini akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum. Juga nanti saya akan mohon diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri, dan saya yakin prosesnya sudah berjalan.

Saya bertanggung jawab penuh dan saya akan hadapi dengan jiwa besar. 

tribunnews
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020). KPK menahan Edhy Prabowo bersama enam orang lainnya, dalam kasus dugaan menerima hadiah atau janji terkait perizinan tambak usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Ucapan permintaan maaf Edhy Prabowo tampaknya justru mengundang decak kagum dari netizen. 

Hal itu terlihar dari sejumlah komentar di akun YouTube beberapa media mainstream. 

Sejumlah akun berkomentar bahwa Edhy Prabowo bersifat gentle, dan tidak banyak basa-basi. 

Ada pula yang menyebut salut dengan keberaniannya meminta maaf di depan publik.

Ada juga netizen yang mengutarakan betapa salutnya dia melihat Edhy Prabowo yang berani mengakui semuanya. 

Ada juga yang mengaku senang melihat Edhy minta maaf tanpa senyum-senyum di depan kamera. 

Selain itu, ada juga netizen yang mengungkapkan bahwa baru kali ini melihat pejabat yang tertangkap OTT oleh KPK berani menyatakan seperti Edhy Prabowo

Baca juga: Dibantu Menlu Retno Marsudi, Timnas U-19 Kemungkinan Besar Gelar TC di Spanyol    

Bukan cuma itu, bahkan ada yang mengaku sampai merinding mendengar cara Edhy Prabowo mengutarakan maaf. 

Selain itu, ada pula yang salut lantaran tak semua orang bisa mengakui kesalahan seperti Edhy Prabowo di depan publik. 

Berikutnya bahkan ada netizen yang mengambil kesimpulan bahwa manusia tidak pernah luput dari kesalahan, sebab manusia tidak sempurna. 

Ditangkap KPK

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (25/11/2020) dini hari.

Belum diketahui pasti detail kasus apa yang menjerat Edhy yang juga merupakan orang terdekat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu.

Namun seusai kabar Edhy ditangkap, tagar "Bu Susi" tiba-tiba trending di sosial media Twitter dan menduduki posisi trending Twitter ke-3 di Indonesia.

tribunnews
()Twitter Trending Topic Bu Susi, meme-meme seputar Mantan Menteri KKP Susi Pudji Astuti membanjiri tagar Bu Susi yang trending seusai Menteri KKP Edhy Prabowo ditangkap oleh KPK, Rabu (25/11/2020) dini hari. (Twitter Trending Topic Bu Susi)

Dilansir dari TribunWow, tagar tersebut berisi meme-meme tentang Mantan Menteri kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti.

Diketahui, Susi sendiri merupakan sosok yang paling keras menentang kebijakan Menteri Edhy soal ekspor benih lobster.

Baca juga: Bosan Bupati Selalu Korupsi, Para Nelayan di Indramayu Ini Dukung Paslon Sholawat

Baca juga: Cara Agar Hamil Bayi Laki-laki Atau Perempuan, Perhatikan Asupan Makanan 3 Bulan Sebelum Hamil

Baca juga: Artis Vernita Syabilla Ngaku Dibayar Rp 20 Juta untuk Layani Pria Hidung Belang: Ngamar 15 Menit

Dalam beberapa kesempatan, Susi berulang kali menilai kebijakan Menteri Edhy dalam mengekspor benih lobster sebagai kebijakan yang buruk.

Pada trending topic "Bu Susi", para warganet beramai-ramai mengunggah meme-meme seputar Bu Susi menari-nari, dan tertawa lepas.

Warganet juga menyertakan berita soal penengkapan Menteri Edhy oleh KPK.
Netizen seakan tak sabar ingin mendengar penjelasan dari Susi soal penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo.

"Bu susi @susipudjiastuti kami padamu selalu, ngopi dulu buk sambil lihatin berita pagi ini kita," ujar akun @fanmuh_.

"Hahah penerus bu susi , yg kemaren viral gegara benih lobster," cuit akun @_d_essert.

"Ngopi dulu ya bu Susi @susipudjiastuti, sambil nungguin konpers KPK," kata akun @Serena49458181.

"Bagaimana ini, pengganti bu Susi terbongkar sudah," kata akun @Nani09444339.

Penangkapan tersebut telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK Nawai Pomolango.

Berdasarkan informasi dari KPK, Edhy tidak ditangkap sendirian, ada beberapa orang lain yang ikut diamankan oleh KPK.

Namun belum diketahui siapa saja selain Edhy yang telah ditangkap oleh KPK.

"Benar kita telah mangamankan sejumlah orang pada malam dan dini hari tadi," kata Nawawi saat dikonfirmasi, Rabu (25/11/2020) pagi.

Nawawi juga belum mengungkapkan secara detail apa kasus yang menjerat Edhy dan orang-orang lain yang diamankan oleh KPK.

"Maaf selebihnya nanti aja, saya masih dalam perjalanan ke kantor," kata Nawawi.

Sebagaimana diketahui, Menteri KKP Edhy Prabowo dikabarkan ditangkap KPK pada Rabu (25/11/2020) dini hari di Bandara Soekarno-Hatta usai pulang dari Amerika Serikat.

Susi Pudjiastuti tolak ekspor benur

Isu soal larangan ekspor benih lobster kembali mencuat setelah Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo berencana membuka merevisi aturan yang melarang ekspor benur.

Pendahulu Edhy, Susi Pudjiastuti terang-terangan menolak ekspor benur kembali dibuka.

Dia khawatir kebijakan itu mendorong eksploitasi besar-besaran benih lobster, yang di sisi lain nilai tambahnya sedikit bagi nelayan.

Pedagang di Pasar Baru Indramayu Arak Keranda Jenazah, Sebut Keadilan Sudah Mati

Di era Susi, terbit Peraturan Menteri (Permen) Nomor 56 Tahun 2016, tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia.

Meski negara tujuan benih lobster selundupan dari Indonesia adalah Vietnam, nyatanya hampir sebagian besar benur mampir di Singapura.

Seperti diberitakan Harian Kompas 16 Juli 2019, Susi meminta Pemerintah Singapura tidak lagi mengizinkan benur atau benih lobster dari Indonesia masuk ke wilayahnya.

Pihak Rumah Singgah Satwa Ungkap Penyebab Banyak Ular Muncul di Musim Hujan & Masuk Ke Pemukiman

 ”Pemerintah Singapura seharusnya tidak mengizinkan barang hidup masuk. Bagaimana balai karantina Singapura bisa mengizinkan bibit (lobster) masuk tanpa ada surat keterangan kesehatan? Saya tidak habis mengerti,” kata Susi dikutp dari Kompas.com

Produksi lobster budidaya di Vietnam selama ini bergantung pada benur dari Indonesia yang diselundupkan lewat Singapura.

Benur itu dibesarkan dan dijual kembali dengan harga jauh lebih tinggi. Hal ini sangat merugikan Indonesia. Susi menyatakan, jika benur terus diselundupkan ke luar negeri, lobster di Indonesia akan punah.

Tubuh Bagian Belakang Vanessa Angel Disundul Lucinta Luna, Warganet Malah Peringatkan Hal Ini

”Dulu kita punya banyak lobster di laut, sekarang yang besar sudah tidak ada karena yang kecil-kecil diambil untuk dijual ke luar negeri,” ujarnya.

Kebijakan pemerintah untuk produksi lobster dalam negeri bertumpu pada tangkapan langsung di laut. Budidaya lobster sebatas pembesaran benur.

Pemijahan lobster masih sulit untuk dilakukan. Hanya Indonesia Negara penghasil lobster lain, misalnya India dan Australia, sudah lama berhenti menjual benih lobster.

”Cuma Indonesia yang masih jual (benur). Padahal, sayang sekali kalau dijual kecil-kecil karena kalau besar laku sampai jutaan rupiah,” kata Susi.

VIDEO - Bayi Kukang Ditemukan Warga dalam Kondisi Lemah, Akhirnya Dievakuasi BKSDA Wilayah Cirebon

Sepanjang tahun 2019, tercatat ada 39 upaya penyelundupan benur yang digagalkan. Jumlah benur yang diselamatkan 3,1 juta ekor. Nilainya ditaksir sekitar Rp 474,6 miliar.

Dua kasus terakhir di Lampung dan Jambi digagalkan pada waktu yang bersamaan.

Para penyelundup membeli benur Rp 15.000-Rp 20.000 per ekor dari pengepul. Mereka lalu menjual kembali seharga Rp 150.000 per ekor untuk jenis lobster pasir dan Rp 200.000 jenis lobster mutiara.

Sementara itu dari catatan Kompas, selama Januari-Oktober 2016, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan atau BKIPM, Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan aparat bea cukai dan kepolisian sudah menggagalkan penyelundupan benih lobster sebanyak 800.000 ekor senilai Rp 124,8 miliar.

Harga benih yang diselundupkan sekitar 12 dollar AS (Rp 156.000) per ekor.

VIDEO - Bayi Kukang Ditemukan Warga dalam Kondisi Lemah, Akhirnya Dievakuasi BKSDA Wilayah Cirebon

Tak Terima Lobster disamakan dengan Nikel

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali merespons soal ekspor benih lobster.

Kali ini, soal pernyataan Menteri KP Edhy Prabowo yang menyamakan ekspor benih lobster dengan ekspor nikel.

Susi menyebut dirinya tidak sependapat dengan Edhy. Pasalnya menurut Susi, nikel adalah benda mati yang sewaktu-waktu memang bisa habis. Sedangkan lobster adalah benda hidup yang bisa terus ada jika dijaga.

"Nikel adalah SDA yg tidak renewable/ yg bisa habis. Lobster adalah SDA yg renewable, yg bisa terus ada & banyak kalau kita jaga!!!!!," kicau Susi Pudjiastuti dalam akun twitternya @susipudjiastuti, Selasa (17/12/2019).

Lebih lanjut Susi menyebut, lobster sebagai SDA yang renewable, cara penangkapannya maupun pemeliharaannya pun harus diperhatikan.

Menurut dia, pengambilan tidak perlu menggunakan kapal besar atau alat modern lainnya. Negara pun wajib menjaga sumber daya ini dengan baik dan benar.

Oleh karena itu, pengelolaan sumber daya alam renewable yang ekstraktif dan masif harus dilarang.

"Pengelolaan SDA yg renewable secara instant extractive & massiv harus dilarang. Apalagi pengambilan plasmanutfahnya. Its A NO NO !! Sblm thn 2000 an Lobster ukuran >100 gram di Pangandaran & sekitarnya pd saat musim bisa 3 sd 5 Ton per hari. Sekarang 100 kg/ hari saja tdk ada," ucap Susi.

 Dua Polisi Ganteng & Tajir Tewas Secara Tragis, Tabrak Pohon Hingga Tersambar Kereta Api di Jombang

 HASIL Indonesian Idol Top 11, Reaksi Juri Buat Tiara Menangis, Kontestan Pria Ini Tersingkir

Sebetulnya kata Susi, tak hanya di Indonesia saja ekspor benur dilarang. Di negara-negara lain seperti Australia, India, dan Cuba, lobster tidak diambil bibitnya.

Di Australia misalnya, pengambilan lobster minimal berukuran 1 pound dan ukurannya pun turut diatur.

"Australia, India, Cuba dll yg ada Panulirus Hommarus mrk tidak ambil bibitnya, mrk ambil size tertentu saja. Australia min 1 pound &max size jg diatur. Yg besar bisa jadi indukan yg produktif. Mrk tidak budidayakan bibit, tidak ekspor bibit. Apakah krn mrk lebih bodoh dr kita????," sebut Susi.

Lobster.
Lobster. (SHUTTERSTOCKS)

Seperti diberitakan, sebelumnya Menteri KP Edhy Prabowo menyamakan ekspor benih lobster yang masih dalam kajian dengan ekspor nikel.

Dia bilang, nikel dieskpor sejak tahun 2016 hingga 2019 untuk menunggu perusahaan siap membuka pengolahannya. Begitu pun nantinya lobster yang diekspor guna menunggu industri pengolahannya siap.

Kemudian ekspor akan diberhentikan seperti bijih nikel yang akan berhenti diekspor mulai Januari 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Edhy Prabowo, Hashim: Prabowo Bilang, Dia Kecewa dengan Anak yang Diangkat dari Selokan", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2020/12/04/18500551/soal-edhy-prabowo-hashim-prabowo-bilang-dia-kecewa-dengan-anak-yang-diangkat.
Penulis : Rakhmat Nur Hakim
Editor : Icha Rastika

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved