Breaking News:

Pilkada Indramayu 2020

Bosan Bupati Selalu Korupsi, Para Nelayan di Indramayu Ini Dukung Paslon Sholawat

Menurut para nelayan, Paslon Sholawat memiliki komitmen serius dalam memberantas korupsi di daerah Pantura Jabar tersebut.

Handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Pasangan Calon Nomor Urut 1, Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat) saat mengunjungi para nelayan di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (25/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Praktik korupsi yang terjadi di Kabupaten Indramayu mendapat sorotan dari para nelayan di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Saat dikunjungi Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 1, Muhamad Sholihin-Ratnawati (Sholawat), mereka mengaku kesal dan bosan melihat petinggi Kabupaten Indramayu ditangkap KPK.

Mereka menilai, kasus yang menjerat mantan Bupati almarhum Irianto MS Syafiudin alias Yance dan Supendi sudah cukup mencoreng wajah Kabupaten Indramayu.

Dalam Pilkada Indramayu 2020, para nelayan itu berkomitmen untuk melakukan perubahan. Mereka menyatakan dukungannya kepada Paslon Sholawat.

Menurut para nelayan, Paslon Sholawat memiliki komitmen serius dalam memberantas korupsi di daerah Pantura Jabar tersebut.

“Dari sekian banyak calon, kami warga nelayan hanya percaya kepada pasangan Sholawat. Baik Pak Sholihin yang berlatar belakang santri maupun Ibu Ratnawati yang dokter teladan," ujar perwakilan nelayan, Ahmad Yani di Pantai Dadap, Rabu (25/11/2020).

Mereka menilai, sosok Paslon Sholawat adalah orang baik dan peduli kepada rakyat kecil.

Mereka bahkan rela tidak melaut pada hari ini demi bertemu Paslon yang diusung PKB, Demokrat, PKS, dan Hanura tersebut.

Disampaikan Ahmad Yani, sudah cukup Bupati Indramayu yang dipenjara karena korupsi.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved