Gara-gara Keseringan Cium Bau Kaus Kakinya, Pria Ini Nyaris Meregang Nyawa, Dokter Bilang Begini
Tindakan seperti mencium bau kaus kaki ternyata bisa menyebabkan seseorang sakit parah hingga nyaris meninggal dunia.
TRIBUNCIREBON.COM- Hobi atau kebiasaan, ternyata tak selalu berdampak baik.
Bahkan, itu bisa berakibat fatal, seperti kematian.
Padahal terkadang penyebabkan karena faktor sepele, seperti karena keseringan mencium kaus kaki.
Tindakan seperti mencium bau kaus kaki ternyata bisa menyebabkan seseorang sakit parah hingga nyaris meninggal dunia.
Kasus ini pernah dialami oleh seorang pria asal Cina pada 2018 lalu.
Baca juga: Gubernur Jabar Kirim Radiogram, Tetapkan Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana Jadi Plt Wali Kota
Dilansir dari Oddity Central, ialah seorang pria 39 tahun bermarga Peng.
Peng pergi ke Rumah Sakit No 909 di Zhangzhou, Provinsi Fujian, Cina setelah mengeluh nyeri dada dan sering batuk.
Hasil rontgen menunjukkan bahwa dia mengalami infeksi parah di bagian paru-parunya.
Mengejutkannya, hasil tes menunjukkan bahwa infeksi itu disebabkan oleh bakteri yang biasanya ditemukan di alas kaki bekas.
Usai diperiksa oleh dokter, Peng mengakui kebiasaannya mengendus kaus kaki kotornya setelah pulang kerja, sebelum melemparkannya ke keranjang cucian.
Baca juga: VIDEO - Viral Pengemis Tua Dijambret Dua Pemuda, Padahal Uangnya Untuk Beli Kain Kafan
Baca juga: 1 Rumah di Depan Kampus Umuslim Peusangan & 3 Sepmor Terbakar, Saat Kejadian tak Ada Orang di Rumah
Dokter meyakini bahwa jamur di kaus kaki kotor pria itu telah terhirup sampai ke paru-paru saat ia mengendusnya.
Mereka mengatakan, infeksi yang dialami Peng jarang terjadi.
Dalam kasus yang terjadi pada Peng, kemungkinan juga dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Mengingat Peng sering mengalami stres berat karena bekerja dan beberapa kali terbangun saat tengah malam untuk mengurus bayinya.
Hal itu tampakanya turut mempengaruhi kesehatan fisiknya.
Baca juga: Ledakan Bom Bunuh Diri di Pangkalan Militer Afghanistan, 26 Personel Keamanan Tewas
Baca juga: Satu Keluarga di Sigi Meninggal Dibunuh, Diduga Dilakukan Kelompok Teroris