Breaking News:

Gubernur Jabar Kirim Radiogram, Tetapkan Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana Jadi Plt Wali Kota

Dengan demikian, Ngatiyana menjalankan tugas harian Wali Kota Cimahi selama Ajay menjalani proses hukum di KPK.

Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana di Gedung Technopark, Jalan Baros, Kota Cimahi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan roda pemerintahan Kota Cimahi tetap berjalan walaupun Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menjadi tersangka dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, mengatakan pihaknya sudah mengirimkan radiogram dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang menugaskan Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana menjalankan tugas Wali Kota Cimahi.

"Kita mengirimkan radiogram. Sudah ditandatangani Pak Gubernur, dan sudah dikirim," kata Dewi melalui ponsel, Minggu (29/11).

Baca juga: 7 Emak-emak di Jember Gelapkan 14 Mobil Rental Sekaligus, Sewa Rp 2 Juta Lalu Gadaikan Rp 20 Juta

Baca juga: Harga HP Vivo Akhir November 2020: Ada Vivo Y19, X50 Hingga Vivo V20, Mulai Rp 1,5 Jutaan

Baca juga: Keluarga Ungkap Penyebab TKW Indramayu yang Depresi di Taiwan, Masalah Ekonomi hingga Rumah Tangga

Baca juga: Habib Rizieq Tinggalkan Rumah Sakit Lewat Pintu Belakang, Bima Arya Membenarkan: Iya Betul

Dengan demikian, Ngatiyana menjalankan tugas harian Wali Kota Cimahi selama Ajay menjalani proses hukum di KPK.

Hal ini juga dilakukan sebelumnya kepada Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman yang juga ditahan KPK, kemudian tugasnya dijalankan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menjalani proses hukum dengan sebaik-baiknya, setelah ditangkap KPK beberapa waktu lalu, atas dugaan kasus suap perizinan Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda di Kota Cimahi.

"Saya sampaikan Pak Ajay ikuti proses hukum sebaik-baiknya, sampaikan sejujur-jujurnya apa adanya, dan saya doakan segera bisa melewati ini sebaik-baiknya," kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini dalam kegiatan Silaturahmi Gubernur dengan Pimpinan Media Massa di Kota Bandung, Sabtu (28/11).

Emil menyatakan keprihatinannya atas penangkapan kembali kepala daerah di Jawa Barat oleh KPK. Dirinya tidak menyangka Ajay dapat menjadi tersangka kasus korupsi.

"Saya sangat sedih, sangat prihatin. Saya kenal baik dengan Pak Ajay, sering banyak berinteraksi. Saya tidak menduga ada hal yang melanggar aturan yang akhirnya menjadi sebuah perkara," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved