Cabup Karawang Diduga Belum Bayar Utang ke Tukang Bakso Rp 2,6 Juta, Uangnya Ingin Dipakai Berobat
seorang tukang bakso mengeluhkan ada salah satu pasangan calon bupati yang mengutang baksonya saat kampanye dua bulan lalu.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Heboh, seorang tukang bakso mengeluhkan ada salah satu pasangan calon bupati yang mengutang baksonya saat kampanye dua bulan lalu.
Utang tersebut belum dibayar senilai Rp 2,6 juta dari total yang harus dibayar Rp 3,4 juta.
Akun facebook Yulia Uwie menuturkan dalam postingan facebooknya:
Baca juga: BPBD Catat Sudah 2 Kecamatan di Indramayu Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak
Baca juga: Diminta Warganet Jadi Menteri Lagi Setelah Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Ini Jawaban Susi Pudjiastuti
Baca juga: Seorang Pria Culik Adik Ipar Selama Sebulan untuk Dijadikan Budak Nafsu, Ibu Korban Nangis Saat Tahu
Bismillah yaaa....
saya coba buka suara disini...
Mohon tolong di mengerti keadaan kami...
Melihat debat CABUP malam ini rasanya hati saya hancur...
Salah satu paslon melontarkan dana ini itu yg akan terealisasi jika dia menang dalam pemilihan nanti... Saya ikut senang jika itu menjadi kenyataan...
Tapi saya berharap sebelum pemilihan tgl 9 desember nanti, hutang BAKSO kepada orangtua saya yg di serbu warga ketika bapak datang berkampanye mau 2 bulan yang lalu segera di lunasi ya pak...
Kami Sudah mendatangi pihak2 terkait namun belum ada titik terang kapan di lunasi. Dengan berdalih nanti...nanti...dan nanti....
Total bakso yg di serbu warga 3,5jt lebiiih.
Di bayar kontan 500rb saat kedatangan
Sebulan kemudian di bayar lagi 750rb.
Sisanya sekitar 2,6jt an.
(keakuratan nya dapat di obrolkan langsung dengan orangtua saya, karna beliau yg memiliki catatan nya).
Dari setelah kedatangan bapak tersebut orangtua saya tidak berjualan selama 3hari.
Lalu kami Membuka modal baru dan berjualan lagi sekitar 1minggu,
baruuu saja berjalan 1 minggu, bapak saya tabrakan di ensiutong tuparev.
Beliau mengalami patah tulang di bahu.
Dan HARI ini, setelah 1bulan belum sembuh total, memaksakan untuk berjualan kembali dengan modal seadanya, karna menunggu yg tidak pasti itu sangat menyakitkan....
Perut kami tidak bisa menunggu kapan uang itu di bayar pak... Karna kami harus makan...
Saya cuma ingin bilang....
Kepada bapak calon bupati yg terhormat..
Tolong lunasi dulu uang bakso orangtua saya ya pak sebelum pemilihan mendatang
Karna pada waktu kejadian, kami benar2 tidak bisa mengerem warga yg menyerbu dagangan bakso kami, warga taunya dari mulut ke mulut kalau bakso kami GRATIS pas kedatangan bapak
Selama ini kami diam merasa putus asa, harus kemana lagi kami mengadu??? Sementara kaki tangan nya sendiri pun menyuruh kami untuk diam.
Dulu Kami diam karna kami menghormati bapak sedang berkampanye, keluhan kami di media sosial takut berpengaruh pada kampanye bapak.
Tolong paaak.... Tolong bayar dulu uang Baksonya yaaa... setelah itu masalah ini akan selesai.
Kami Lelah menunggu kepastian dari bapak...
Sebenarnya kami tidak ingin membicarakan masalah ini di media sosial, tp kami putus asa, karna kekecewaan kami tidak ada yg mendengar..
Salam hormat dari kami
Warung Bakso Pak Yusuf - Adiarsa Barat
Diketahui, ternyata yang memposting tulisan tersebut ialah anak dari tukang bakso itu.
Yusuf tukang bakso yang merasa baksonya belum dibayar salahsatu calon bupati Karawang mengatakan jika memang ada niat baik segera dilunasi, bukan justru menakut-nakuti ke jalur hukum.