Breaking News:

Pelajar dan Guru Positif Corona

Pelajar dan Guru Terpapar Covid-19, Jubir Satgas Covid-19 Kuningan: Tidak Ada Klaster Baru

Dua pelajar dan seorang guru di Kuningan terkonfirmasi positif covid-19. Walau demikian, tidak ada klaster baru dari kasus tersebut.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Agus Mauludin Kepala Pelaksana BPBD Kuningan sekaligus Juru Bicara Tim Crisis Gugus Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNNGAN  - Dua pelajar dan seorang guru di Kuningan terkonfirmasi positif covid-19. Walau demikian, tidak ada klaster baru dari kasus tersebut.

“Di Kuningan hingga kini tidak ada klaster dan soal ada siswa dan salah seorang guru terpapar, tentu harus dilakukan karantina serta mendapat perhatian dari medis,” kata Agus.

Disebut dengan klaster dalam paparan covid-19, kata Agus, ini terjadi pada lebih satu orang dalam kawasan atau lingkungan sekitar.

Baca juga: Libur Panjang Sebabkan 7 Daerah di Jabar Jadi Zona Merah, 3 Daerah di Antaranya Gelar Pilkada

Baca juga: Aa Gym Beri Pelajaran, Ingatkan Manusia Hati-hati dengan Lisan, Bisa-bisa Aib Sendiri Terbongkar

Baca juga: BLT Karyawan Tahap 3 Cair di BNI BRI Mandiri Tapi Ada Penerima Tahap 2 Belum Dapat, Ini Kata Menaker

Baca juga: PROMO Indomaret Super Hemat dan Harga Heboh Berlaku hingga 17 November 2020, Cek Katalog Promonya!

“Misal daerah atau lingkungan yang pernah menjadi klaster itu seperti di sejumlah desa sebelumnya dan ponpes serta lembaga financial di daerah tertentu. Nah, untuk kasus sekarang ini Kuningan masih zona oranye,” ujarnya.

Ditanta soal Sekda Kuningan, Dr H Dian Rahmat yanuar yang diduga kuat terjangkit positif covid-19, Agus menjawab, untuk soal itu masih menunggu kebenarannya.

“Sebab dari ajudan dan tim medis, kita belum mengetahui persis positif dan tidaknya akibat covid-19,” katanya.

Sementara dalam laporan hari ini (Selasa, 17/11/2020), jumlah kasus konfirmasi total sebanyak 927 orang, dengan discarded ada sebanyak 838 orang dan masih dalam melakukan karantina ada 72 orang.

”Kasus terkonfirmasi mengakibatkan jumlah meninggal  17 orang dan dalam  kasus ini, dominasi jenis kelamin dari Laki-Laki ada 672 orang dan Perempuan itu sebanyak 255 orang,”katanya.

Sebagaimana diketahui, muncul dua pelajar dan salah seorang guru terpapar positif covid-19, tidak lantas membuat kegiatan belajar mengajar di Kuningan lakukan PJJ (Pendidikan Jarak Jauh, red).

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved